Nasional . 06/12/2025, 21:17 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian disebut bergerak cepat setelah mengetahui informasi bahwa Bupati Aceh Selatan, Mirwan, berada di Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah umrah, sementara daerahnya tengah menghadapi bencana banjir dan tanah longsor.
Informasi tersebut sontak memicu perhatian publik, mengingat posisi kepala daerah sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana yang masih berlangsung. Mendagri pun langsung menghubungi Mirwan untuk meminta klarifikasi.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan, mengungkapkan bahwa Mendagri Tito Karnavian telah membuka komunikasi langsung dengan Mirwan.
“Bapak Mendagri sudah telepon langsung, yang bersangkutan mengaku tidak ada izin gubernur maupun Mendagri untuk umrah dan akan pulang besok,” ujar Benni dalam keterangannya, Sabtu 6 Desember 2025.
Benni menegaskan, bahwa keberangkatan Mirwan dilakukan tanpa izin resmi, baik dari Gubernur Aceh maupun Mendagri, padahal Aceh Selatan sedang dalam status tanggap darurat.
Benni menyampaikan keprihatinan atas keberangkatan Bupati Mirwan ke Tanah Suci di saat Aceh Selatan sedang dilanda bencana hidrometeorologi.
Ia menekankan bahwa kehadiran kepala daerah sangat dibutuhkan untuk:
Mengkoordinasikan penanganan darurat
Memantau proses evakuasi dan distribusi bantuan
Memastikan pemulihan berjalan cepat
Memberikan dukungan moral kepada masyarakat terdampak
“Kehadiran dan keberadaan kepala daerah sangat dibutuhkan di tengah-tengah warga masyarakatnya,” kata Benni.
Sebagai tindak lanjut, Kemendagri telah mengirim tim dari Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk melakukan pemeriksaan terhadap Mirwan begitu ia kembali ke Indonesia.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media