fin.co.id - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kebutuhan energi rumah tangga biasanya melonjak. Banyak warga mulai menimbun bahan pokok karena khawatir kekurangan suplai, termasuk gas elpiji 3 kilogram yang menjadi kebutuhan utama sehari-hari. Namun, kekhawatiran itu langsung terjawab setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan ketersediaan elpiji tetap aman, harga stabil, dan distribusi berjalan lancar.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menegaskan bahwa stok elpiji 3 kg tetap terkendali. Ia menjelaskan bahwa harga di tingkat agen hingga pengecer pun masih sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) yang berlaku.
Harga Elpiji 3 Kg Tetap Terkendali di Semua Tingkatan
Ratu menyampaikan bahwa pemerintah terus melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan harga tidak bergerak liar. Saat ini, harga elpiji 3 kg berada pada kisaran:
- Agen: Rp14.466 per tabung
- Pangkalan: Rp16.000 per tabung
- Pengecer: Rp20.000 per tabung
Dengan harga yang tetap konsisten, warga tidak perlu panik membeli dalam jumlah besar. Pemerintah ingin suplai energi tetap merata, terutama selama periode liburan akhir tahun yang sering memicu lonjakan permintaan.
Pemantauan Intensif sampai Tingkat Pengecer
Untuk menjaga pasokan tetap lancar, Dinas PPKUKM DKI bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait. Pemantauan dilakukan bersama:
- Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi
- Biro Perekonomian dan Keuangan Setda DKI Jakarta
- Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi
- Pertamina Patra Niaga
Mereka mengecek distribusi dari hulu hingga hilir, mulai dari agen, pangkalan, sampai pengecer. Pemerintah ingin mencegah dua hal yang kerap terjadi menjelang musim liburan seperti kelangkaan dan kenaikan harga yang tidak wajar.
Ratu menegaskan bahwa Pemprov DKI melakukan pemantauan berkala. Jika ditemukan indikasi penyelewengan, pemerintah siap memberikan tindakan tegas. Tujuannya sederhana: subsidi energi harus tepat sasaran dan stabilitas harga tetap terjaga.
Distributor Gas Komit Beroperasi Tanpa Libur
Kabar baik lainnya datang dari para agen dan pangkalan. Mereka memastikan tetap buka selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Waktu operasional yang diterapkan pun jelas dan terukur, yaitu pukul 07.00–17.00 WIB setiap hari.
Ratu menjelaskan bahwa komitmen itu sangat penting. Dengan distributor tetap buka, masyarakat tidak perlu berpacu mencari tabung gas sebelum libur panjang. Alur distribusi tetap berjalan normal sehingga peluang terjadinya antrean atau kelangkaan bisa ditekan.
“Komitmen para distributor untuk tetap beroperasi selama periode Nataru (Natal dan Tahun Baru) adalah kunci utama untuk menjamin kebutuhan energi masyarakat Jakarta terpenuhi tanpa kendala,” ujarnya.