Bahaya! Bandung Makin di Bawah Laut, Dedi Mulyadi Ungkap Penurunan Tanah Jadi Biang Banjir Tahunan

news.fin.co.id - 10/12/2025, 21:49 WIB

Bahaya! Bandung Makin di Bawah Laut, Dedi Mulyadi Ungkap Penurunan Tanah Jadi Biang Banjir Tahunan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung. ANTARA/Ricky Prayoga

fin.co.id - Masalah banjir di wilayah Bandung Raya, khususnya Bandung selatan, kini memasuki fase yang semakin mengkhawatirkan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa permukaan tanah di sejumlah wilayah Bandung sudah berada lebih rendah dibanding permukaan air.

Kondisi inilah yang menjadi salah satu penyebab utama mengapa banjir semakin sulit dikendalikan, bahkan saat intensitas hujan tidak terlalu ekstrem.

Advertisement

“Bandung ini permukaannya sudah sangat di bawah laut. Itulah kenapa air selalu naik setiap musim hujan,” ujar Dedi saat ditemui di Kantor Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu 10 Desember 2025.

Fenomena penurunan permukaan tanah ini membuat aliran air sungai kehilangan daya tampung alaminya. Akibatnya, sedikit saja hujan deras turun, luapan air pun langsung menggenangi kawasan pemukiman.

Penurunan Tanah Jadi Faktor Utama Banjir

Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi mengidentifikasi penurunan permukaan tanah sebagai faktor utama yang memperparah banjir tahunan di Bandung selatan. Wilayah-wilayah seperti Dayeuhkolot, Baleendah, dan sekitarnya menjadi titik paling rawan terdampak.

Menurut Dedi, selama ini penanganan banjir masih terlalu fokus pada langkah-langkah teknis sederhana, seperti normalisasi sungai dan pembangunan tanggul.

Padahal, dengan kondisi tanah yang terus turun setiap tahun, pendekatan tersebut dinilai tidak lagi cukup untuk mengatasi banjir secara menyeluruh dan permanen.

Dedi menegaskan, pengerukan sungai saja tidak akan menyelesaikan masalah banjir di Bandung selatan. Dibutuhkan strategi struktural jangka panjang yang lebih besar dan terencana.

Beberapa langkah utama yang akan ditempuh Pemprov Jawa Barat antara lain:

Advertisement
  • Memperlebar aliran sungai

  • Membangun rangkaian embung (kolam retensi)

  • Menata ulang kawasan bantaran sungai

  • Merelokasi warga dari zona rawan banjir

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID