fin.co.id - Mimpi setiap anak untuk membangun masa depan yang lebih baik tidak lepas dari peran pendidikan. Untuk menunjang hal tersebut, lingkungan belajar yang menyenangkan juga menjadi faktor penting agar anak dapat lebih mudah memahami pelajaran.
Sayangnya, masih banyak anak yang belum mendapatkan kesempatan serupa, terutama mereka yang tumbuh tanpa kehadiran orang tua. Kondisi inilah yang menggerakkan OREO meneruskan kegiatan berbagi sepanjang 2025 melalui program “OREO Berbagi Serunya Berilmu”, dengan menyisihkan 2,5 persen dari keuntungan penjualannya sebagai dukungan bagi pendidikan anak-anak di Indonesia.
Sejak dimulai pada Maret, program ini telah menyentuh lebih dari 1.500 anak yatim piatu di berbagai daerah sebagai bekal penting bagi masa depan mereka.
Marketing Director Mondelez Indonesia, Anggya Kumala menegaskan, inisiatif ini berfokus pada penyediaan alat bantu belajar playful learning untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi anak-anak.
“OREO percaya bahwa suasana belajar yang seru dan menyenangkan merupakan salah satu kunci untuk menumbuhkan motivasi anak, sehingga mereka bisa menyerap materi lebih cepat. Hal ini sejalan dengan tujuan brand OREO yakni, untuk terus menciptakan momen kebersamaan yang seru. Tak hanya itu, kami juga menyalurkan perangkat keras seperti laptop dan tas sekolah, sebagai bentuk dukungan pembelajaran menyeluruh bagi anak agar mereka berani mewujudkan mimpi dengan penuh keceriaan," kata Anggya dalam keterangannya, Rabu, 10 Desember 2025.
Anggya juga menyampaikan rasa prihatinnya terhadap musibah yang tengah melanda Sumatera dan mengajak anak-anak Sahabat Yatim untuk mendoakan mereka yang terdampak. Selain bantuan alat belajar, Mondelez dan OREO turut menyalurkan produk makanan, termasuk OREO, sebagai bentuk dukungan untuk masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kemendikdasmen Vivi Andrian menekankan pentingnya pemerataan kesempatan pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.
“Setiap anak Indonesia, termasuk anak-anak yatim piatu memiliki potensi besar dan berhak mendapatkan kesempatan belajar yang setara. Kami sangat mengapresiasi komitmen pihak swasta, termasuk OREO yang terus mendukung pendidikan dengan menghadirkan proses belajar yang menyenangkan melalui alat bantu pembelajaran seru sebagai sarana yang dapat membantu anak agar memahami materi lebih Cepat," terangnya.
Diluncurkan secara resmi pada Maret 2025, program ini awalnya dijalankan bersama SOS Children's Villages Indonesia di berbagai kota seperti Aceh, Medan, Jakarta, Lembang, Semarang, Bali, hingga Flores. Pada tahap terbaru, OREO menggandeng Kitabisa.org dan Sahabat Yatim untuk memperluas jangkauan.
Kali ini, bantuan disalurkan kepada lebih dari 1.000 anak yatim piatu di wilayah Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bengkulu, Jambi, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat. Paket bantuan mencakup alat belajar seru hasil kolaborasi dengan Surya Institute, serta perlengkapan sekolah seperti laptop, tas, dan alat menulis.
Co-Director Kitabisa.org, Marisa Thara Wardhani menyebut, program ini memberi dampak lebih dari sekadar pemberian donasi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan OREO untuk bermitra dengan kami, kita sedang menanamkan motivasi dan keberanian pada anak-anak untuk meraih pendidikan tertinggi dan mewujudkan setiap impian masa depan mereka," katanya.
Senada dengan itu, Muhammad Umar Wirayuda dari Sahabat Yatim menyampaikan apresiasinya. “Sebagai pendamping yang berinteraksi setiap hari dengan anak-anak, kami menyaksikan langsung bagaimana perhatian sekecil apa pun mampu menumbuhkan kebahagiaan bagi anak-anak," terangnya.