Nasional . 13/12/2025, 19:11 WIB

KERAS! Menkeu Purbaya Ultimatum K/L, Anggaran 2025 Tak Habis Siap-Siap Dipangkas Tahun Depan!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.d - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali memberikan peringatan keras kepada seluruh kementerian dan lembaga (K/L) agar mempercepat penyerapan anggaran.

Ia menegaskan, anggaran yang tidak terserap optimal hingga akhir tahun berisiko dipangkas pada tahun anggaran berikutnya.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Menkeu Purbaya dalam Dialog Interaktif Pemerintah Pusat dan Daerah yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (11/12/2025).

“Belanja pemerintah pusat kita dorong supaya jalan lebih cepat. Saya ancam kalau enggak habis, tahun depan saya potong anggarannya,” ujar Menkeu Purbaya.

Menkeu Purbaya menjelaskan, percepatan belanja pemerintah pusat menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, belanja negara yang lambat justru membuat efek stimulus APBN tidak terasa maksimal di masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini telah mendapatkan dukungan dari Komisi XI DPR RI, sehingga kementerian dan lembaga diharapkan tidak ragu untuk segera mengeksekusi program yang telah direncanakan.

“Kalau saya sudah utang terus nggak dipakai, saya dosa. Saya utang untuk uang yang nggak dipakai. Bayar bunganya juga bisa mahal tuh utang. Lebih jelek lagi, dorongan keekonomian menjadi tidak maksimal,” papar Menkeu Purbaya.

Menurutnya, anggaran yang mengendap bukan hanya tidak produktif, tetapi juga menjadi beban fiskal karena pemerintah tetap harus membayar bunga utang.

Dorongan agar K/L mempercepat penyerapan anggaran sejatinya bukan hal baru. Menkeu Purbaya bahkan mempersilakan kementerian dan lembaga yang tidak mampu menghabiskan pagu belanja untuk mengembalikan anggarannya ke Kementerian Keuangan.

Hingga November 2025, tercatat sejumlah K/L telah mengembalikan anggaran dengan total mencapai Rp 3,5 triliun. Pengembalian tersebut dilakukan karena K/L terkait memilih untuk tidak melanjutkan rencana belanja yang telah dialokasikan.

“Sedang kami pelajari ini kan sedang gerak. Rata-rata masih sesuai rencana, tapi ada juga beberapa yang nyerah dan balikkan uang ke kita. Tapi kita hitung-hitung ada Rp 3,5 triliun yang dibalikkan sampai dengan sekarang karena mereka tidak mau belanja,” jelas Menkeu Purbaya.

Meski demikian, ia tidak merinci kementerian atau lembaga mana saja yang mengembalikan anggaran tersebut.

Secara umum, Menkeu Purbaya menilai penyerapan anggaran pemerintah pusat masih berada di jalur yang direncanakan. Namun, adanya pengembalian anggaran oleh sejumlah K/L menjadi catatan penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan fiskal ke depan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com