Hanya dalam waktu singkat sejak mandat pembentukannya melalui Peraturan Presiden (Perpres) No 5 Tahun 2025, Satgas PKH telah menunjukkan performa yang luar biasa. Angka Rp6,6 triliun yang berhasil diselamatkan merupakan bukti nyata efektivitas tim gabungan lintas lembaga ini. Namun, Prabowo meminta timnya tidak cepat puas.
“Ini baru permulaan. Jika diteliti dengan sungguh-sungguh, potensi kerugian negara bisa mencapai ratusan triliun rupiah,” beber Prabowo di depan para pejabat tinggi negara. Pernyataan ini menunjukkan bahwa radar pemerintah kini mengarah pada target yang jauh lebih besar. Pemerintah akan menelusuri setiap inci kawasan hutan yang dikuasai secara ilegal untuk memulihkan hak rakyat Indonesia.
Siapa di Balik Satgas PKH? Kekuatan Super Lintas Lembaga
Keberhasilan penyelamatan aset ini tidak lepas dari kolaborasi "Avengers" versi birokrasi Indonesia. Satgas PKH bukan hanya milik satu kementerian, melainkan tim elit gabungan yang terdiri dari:
- Unsur TNI dan Kepolisian untuk pengamanan dan penegakan hukum.
- Kejaksaan RI sebagai ujung tombak eksekusi hukum.
- BPKP dan Kementerian Keuangan untuk audit dan pemulihan dana.
- Kementerian ESDM, Lingkungan Hidup, dan Kehutanan.
- BPN, Badan Informasi Geospasial, serta aparat kewilayahan.
Prabowo memuji anggota satgas ini sebagai patriot bangsa yang berada di jalan mulia. Ia menekankan bahwa kerja sama antarlembaga adalah kunci untuk meruntuhkan tembok keserakahan para mafia hutan. Presiden juga menyatakan kesiapannya untuk mengorbankan segalanya demi menjaga mandat rakyat dan melindungi aset bangsa. - Anisha Aprilia/Disway -