fin.co.id - Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Surabaya. Namun kali ini, upaya pelaku tidak berjalan mulus. Pada Jumat dini hari, 26 Desember 2025, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya berhasil mengamankan seorang pelaku curanmor saat tengah beraksi di kawasan Kota Lama Surabaya.
Peristiwa ini langsung menyita perhatian karena terjadi di kawasan yang ramai aktivitas, bahkan pada waktu dini hari. Lebih menarik lagi, upaya penangkapan tersebut bermula dari rekaman kamera pengawas yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Dari pantauan tersebut, petugas melihat gerak-gerik mencurigakan yang kemudian memicu respons cepat di lapangan.
Kejadian bermula ketika kamera pengawas atau CCTV di kawasan Kota Lama Surabaya merekam aktivitas seorang pria yang dinilai tidak biasa. Dari rekaman tersebut, pelaku terlihat melakukan pergerakan mencurigakan di sekitar lokasi.
Petugas yang menerima pantauan kamera tersebut langsung menilai situasi berpotensi mengarah pada tindak kejahatan. Informasi itu pun segera diteruskan kepada personel Satpol PP yang sedang berjaga di sekitar kawasan Kota Lama.
Kecepatan dalam menyampaikan informasi menjadi kunci. Tanpa menunggu lama, petugas di lapangan langsung bersiap melakukan pengamanan guna mencegah aksi pencurian berkembang lebih jauh.
Mendapat laporan dari hasil pemantauan kamera pengawas, anggota Satpol PP Kota Surabaya langsung bergerak menuju titik lokasi. Respons cepat ini membuktikan peran aktif petugas dalam menjaga keamanan kawasan, terutama di jam-jam rawan.
Setibanya di tempat kejadian perkara, petugas mendapati pelaku masih berada di lokasi. Tanpa perlawanan berarti, Satpol PP langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti yang ada di lokasi kejadian.
Langkah cepat tersebut berhasil menghentikan aksi curanmor sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar. Penangkapan ini juga menunjukkan bahwa pengawasan kawasan Kota Lama Surabaya berjalan aktif dan terkoordinasi.
Setelah mengamankan pelaku di lokasi, Satpol PP Kota Surabaya tidak berhenti sampai di situ. Sesuai prosedur, pelaku curanmor bersama barang bukti langsung diserahkan kepada pihak kepolisian.
Penyerahan ini bertujuan agar proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, penanganan kasus sepenuhnya berada di bawah kewenangan aparat penegak hukum.
Langkah tersebut sekaligus menegaskan peran Satpol PP sebagai garda terdepan dalam pengamanan wilayah, khususnya dalam membantu mencegah dan menindak gangguan ketertiban umum sebelum kasus masuk ke ranah kepolisian.
Kawasan Kota Lama Surabaya memang kerap menjadi pusat aktivitas, termasuk pada malam hingga dini hari. Oleh karena itu, pengawasan ekstra menjadi hal penting untuk menekan potensi tindak kriminal, seperti pencurian kendaraan bermotor.
Kejadian penangkapan pelaku curanmor ini menjadi bukti bahwa sistem pengawasan berbasis kamera serta kehadiran petugas di lapangan memiliki peran strategis. Kombinasi pemantauan teknologi dan respons manusia terbukti efektif dalam mencegah kejahatan.
Bagi masyarakat, peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat untuk tetap waspada dan mendukung upaya pengamanan lingkungan. Kejahatan dapat terjadi kapan saja, namun koordinasi cepat antara teknologi dan petugas mampu mempersempit ruang gerak pelaku.