Setelah Venezuela, Donald Trump Kini Rencana Akuisisi Greenland, Siap Kerahkan Tentara

news.fin.co.id - 07/01/2026, 10:04 WIB

Setelah Venezuela, Donald Trump Kini Rencana Akuisisi Greenland, Siap Kerahkan Tentara

Donald Trump

Amerika Serikat, di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, kembali memicu perhatian global dengan isu akuisisi Greenland, menyusul operasi militer di Venezuela.

Intisari :

  • Gedung Putih secara terbuka mengakui adanya diskusi mengenai berbagai opsi strategis untuk akuisisi Greenland.
  • Keamanan nasional Amerika Serikat, terutama di kawasan Arktik, menjadi alasan utama dorongan akuisisi ini.
  • Potensi keterlibatan militer AS menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan dalam mencapai tujuan tersebut.

Advertisement

fin.co.id -  Amerika Serikat, pasca-operasi militer di Venezuela, kini mengarahkan pandangannya pada Greenland. Gedung Putih mengungkap berbagai opsi strategis sedang dikaji, bahkan tidak menutup kemungkinan keterlibatan militer AS. Langkah ini memicu sorotan internasional dan menimbulkan spekulasi mengenai ambisi geopolitik Washington.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengkonfirmasi bahwa diskusi intensif sedang berlangsung. Ia menekankan pentingnya akuisisi Greenland bagi kepentingan nasional Amerika Serikat, khususnya dalam mengamankan posisi strategis di kawasan Arktik.

“Presiden Trump telah menyatakan dengan jelas bahwa akuisisi Greenland merupakan prioritas keamanan nasional Amerika Serikat dan hal ini penting untuk mencegah para pesaing kami di kawasan Arktik,” ujar Leavitt dalam sebuah pernyataan kepada Anadolu pada Selasa, 6 Januari 2026. Pernyataannya menegaskan keseriusan AS dalam mengamankan wilayah tersebut.

Leavitt menambahkan bahwa Presiden Trump dan timnya terus mengeksplorasi berbagai alternatif untuk mewujudkan tujuan kebijakan luar negeri yang dianggap krusial. Ia bahkan secara eksplisit menyebutkan kemungkinan penggunaan kekuatan militer AS.

“Tentu saja, penggunaan militer Amerika Serikat selalu menjadi salah satu opsi yang berada dalam kewenangan Panglima Tertinggi,” tegasnya, menyiratkan kesiapan Washington untuk mengambil langkah tegas jika diperlukan.

Apa yang Dicari AS di Greenland?

Pernyataan Gedung Putih ini datang di tengah menguatnya kembali dorongan Presiden Donald Trump untuk mengambil alih Greenland. Argumen utama yang dikemukakan adalah kepentingan strategis Amerika Serikat.

Wilayah Arktik sendiri semakin menjadi fokus perhatian negara-negara besar karena potensi sumber daya alamnya dan jalur pelayaran yang strategis.

Trump, sehari setelah operasi militer AS di Venezuela yang berhasil menangkap Presiden Nicolas Maduro, kembali menegaskan pandangannya pada Minggu, 4 Januari. Ia menekankan urgensi Greenland bagi keamanan nasional AS, bahkan menyatakan ketidakmampuan Denmark untuk mengelola wilayah tersebut secara efektif.

Advertisement

“Kami membutuhkan Greenland dari sudut pandang keamanan nasional, dan Denmark tidak akan mampu melakukannya,” ujar Trump kepada wartawan yang menanyakan potensi tindakan AS terhadap Greenland.

Pernyataan ini secara langsung menyoroti kekhawatiran AS terhadap pengaruh negara lain di kawasan yang berdekatan.

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca