fin.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berkomitmen untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi pada tahun 2026, dengan target menembus angka 5,5 persen. Angka ini merupakan kenaikan sekitar 0,3 persen dibandingkan pencapaian akhir tahun sebelumnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mewujudkan target tersebut, bahkan mengincar angka 6,7 persen pada tahun 2029 seiring dengan target pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 8 persen.
"Kami terus mengejar pertumbuhan ekonomi terutama di sejumlah sektor strategis agar bisa bergerak lebih baik. Target pertumbuhan ekonomi tahun 2026 adalah 5,5 persen, dengan jangka panjang mencapai 6,7 persen pada 2029," ujar Yeti saat ditemui pada Senin (12/1/2026).
Salah satu langkah utama yang akan ditempuh adalah memfokuskan pembangunan sarana dan prasarana penunjang kawasan bisnis, termasuk pengembangan kawasan ekonomi premium berbasis aerotropolis di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kawasan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas investasi di Kota Tangerang.
"Kami sudah mulai menjajaki kerja sama untuk mendorong realisasi pengembangan kawasan yang akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Dalam beberapa bulan ke depan, kami akan menjalin kerja sama untuk mengembangkan sejumlah lahan strategis di dekat bandara, yang nantinya akan menjadi tempat bagi investasi hotel, perkantoran, dan fasilitas pendukung lainnya," tambahnya.
Selain pengembangan kawasan aerotropolis, Pemkot Tangerang juga telah menyusun sejumlah langkah strategis lainnya untuk memastikan pertumbuhan ekonomi melaju sesuai target yang telah ditentukan.