fin.co.id - Polisi bakal menggelar operasi kendaraan besar-besaran pada awal 2026 di berbagai ruas jalan di Indonesia. Operasi ini bertajuk Operasi Keselamatan 2026 dan dijadwalkan berlangsung selama dua pekan mulai awal Februari.
Kegiatan ini dirancang sebagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh pengguna jalan, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat musim mudik Lebaran 2026.
Melalui Operasi Keselamatan 2026, Korlantas Polri mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas, demi menciptakan kondisi jalan yang aman, tertib, dan lancar.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa fokus utama operasi ini adalah keselamatan pengguna jalan, khususnya kelompok yang paling rentan mengalami kecelakaan.
“Operasi Keselamatan 2026 menempatkan keselamatan pengguna jalan sebagai prioritas utama. Fokus perhatian kita arahkan kepada pengguna jalan yang paling rentan, khususnya pejalan kaki dan pengendara roda dua,” ujar Agus dalam keterangan resmi, Rabu 28 Januari 2026.
Menurutnya, tingginya angka kecelakaan lalu lintas masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan pendekatan preventif, edukatif, dan penegakan hukum yang konsisten.
Balap Liar Jadi Sasaran Utama Penindakan
Selain keselamatan, Operasi Keselamatan 2026 juga menyasar potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di jalan raya.
Salah satu fokus penindakan adalah praktik balap liar, yang kerap muncul terutama pada malam hingga dini hari dan dinilai sangat membahayakan pengguna jalan lain.
“Operasi ini menitikberatkan pada penertiban balap liar yang membahayakan keselamatan umum,” tegas Agus.
Balap liar bukan hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga sering memicu kecelakaan fatal, meresahkan warga, dan mengganggu arus lalu lintas.
Pemeriksaan Ketat Bus dan Travel di Check Point
Dalam Operasi Keselamatan 2026, kendaraan angkutan umum seperti bus dan travel juga menjadi sasaran pengawasan ketat. Pemeriksaan dilakukan melalui sejumlah titik check point yang telah ditentukan.
Di lokasi tersebut, petugas akan melakukan ram check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan, meliputi: