Jelang Ramadan, Kemendag Tekan Harga Minyakita Hingga Sesuai HET

news.fin.co.id - 29/01/2026, 14:19 WIB

Jelang Ramadan, Kemendag Tekan Harga Minyakita Hingga Sesuai HET

Minyakita

fin.co.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan harga minyak goreng rakyat Minyakita mulai menunjukkan tren penurunan dan ditargetkan kembali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) pada Februari 2026.

Penurunan harga ini sejalan dengan optimalisasi distribusi ke pasar serta penguatan peran BUMN Pangan.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, mengatakan langkah tersebut merupakan dampak dari penerapan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2026 yang mewajibkan produsen menyalurkan sebagian produksinya kepada BUMN.

Advertisement

“Sesuai Permendag 43, seluruh produsen wajib mendistribusikan minimal 35 persen produksinya kepada Bulog dan IDFOOD. Dengan kebijakan ini, kami cukup yakin harga akan terus menurun, dan faktanya penurunan sudah mulai terlihat,” ujar Iqbal di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan pemantauan Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) milik Kemendag, harga rata-rata nasional Minyakita pada pekan sebelumnya masih berada di kisaran Rp16.800 per liter.

Namun, dalam pemantauan terbaru, harga tersebut turun menjadi sekitar Rp16.500 per liter.

Meski demikian, harga tersebut masih berada di atas HET Minyakita sebesar Rp15.700 per liter. Pemerintah menilai penurunan bertahap ini sebagai sinyal positif dari perbaikan distribusi.

“Kalau distribusi sudah berjalan optimal, kami berharap akhir bulan ini harga Minyakita bisa kembali ke HET Rp15.700 per liter seperti yang telah disepakati,” jelas Iqbal.

Advertisement

Minyakita Hanya Salah Satu Segmen Pasar

Iqbal menegaskan bahwa Minyakita merupakan salah satu segmen dalam pasar minyak goreng nasional.

Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis

Penulis FIN.CO.ID