Fin.co.id – Gerhana Matahari merupakan tanda kebesaran Allah SWT. Dalam Islam, umat dianjurkan memperbanyak doa, zikir, dan melaksanakan sholat gerhana (shalat kusuf) saat fenomena ini terjadi.
Rasulullah SAW sendiri mencontohkan umatnya untuk menyambut gerhana dengan salat, doa, dan amalan kebaikan lainnya. Anjuran beribadah ketika gerhana matahari tercantum jelas dalam hadis sahih. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Matahari dan Bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian atau kelahiran seseorang. Apabila kalian melihatnya, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, dirikanlah salat, dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari)
Hadis ini menegaskan bahwa gerhana adalah waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan. Doa gerhana matahari dibaca setelah menunaikan salat gerhana, namun tidak dibatasi hanya pada satu bacaan tertentu.
Umat Islam dianjurkan memperbanyak tasbih, tahmid, takbir, istigfar, serta doa-doa kebaikan selama gerhana berlangsung. Doa-doa tersebut dapat dibaca secara perorangan maupun berjamaah, baik di masjid maupun di rumah.
Bacaan Doa Gerhana Matahari
Berikut salah satu bacaan zikir dan doa yang dianjurkan saat gerhana, sebagaimana dinukil dalam kitab fikih dan doa:
1. Bacaan Tasbih, Tahmid, dan Takbir
Arab:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Latin:
Subḥānallāh wal-ḥamdu lillāh wa lā ilāha illallāh wallāhu akbar.
Artinya:
“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”