DIKREG LXVII SESKOAD: Hanya Teddy Indra Wijaya & Denny Sopyan yang Sudah Letkol, Lainnya Masih Mayor

news.fin.co.id - 06/02/2026, 16:58 WIB

DIKREG LXVII SESKOAD: Hanya Teddy Indra Wijaya & Denny Sopyan yang Sudah Letkol, Lainnya Masih Mayor

DIKREG LXVII SESKOAD, Hanya Teddy Indra Wijaya & Denny Sopyan yang Sudah Letkol

Fin.co.id - Ada dua perwira yang mencolok dalam Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Seskoad Tahun Anggaran 2026. Keduanya adalah Letkol Inf Teddy Indra Wijaya dan Letkol Inf Denny Sopyan.

Yang mencolok adalah pangkat yang tersemat di pundak. Peserta lain masih berpangkat Mayor atau Komisaris Polisi (Kompol).

Hal ini terlihat dari foto yang diunggah akun Instagram pandurilastaka_2011. Hanya Teddy dan Denny yang sudah berpangkat Letkol.

Mayoritas peserta Dikreg LXVII Seskoad 2026 ini merupakan abituren Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Kepolisian (Akpol) 2011.

Advertisement

Diketahui, selain sama-sama berpangkat Letkol, keduanya juga merupakan orang dekat Presiden Prabowo Subianto.

Teddy menjabat sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab) dalam Kabinet Merah Putih. Sementara Denny adalah Wakil Komandan Detasemen (Wadanden) 3 Grup A Paspampres.

Tugasnya menempel langsung kepada Kepala Negara. Karena itu, sangat wajar jika wajah Denny kerap terlihat di mana pun Presiden Prabowo berada.

Keberadaan “tangan kanan” Presiden dalam pendidikan staf dan komando dibenarkan langsung oleh otoritas tertinggi informasi TNI Angkatan Darat.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyatakan status kepesertaan Teddy merupakan bagian resmi dari sistem pembinaan personel.

“Benar, Letkol Inf Teddy Indra Wijaya saat ini sedang mengikuti Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando TNI AD, Dikreg LXVII Seskoad,” ungkap Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Langkah ini ditegaskan sebagai prosedur yang sangat profesional dan objektif. Setiap perwira menengah yang potensial memang diarahkan untuk melewati jenjang Seskoad sebagai syarat mutlak dalam meniti tangga karier yang lebih tinggi di lingkungan TNI.

Kuliah Hybrid: Tetap Ngantor Meski Sedang Diklat

Banyak yang bertanya-tanya bagaimana seorang Sekretaris Kabinet bisa membagi waktu antara urusan istana dan bangku sekolah militer.

Advertisement

Ternyata, metode pendidikan di Seskoad telah bertransformasi menjadi lebih fleksibel, namun tetap disiplin.

TNI AD menjelaskan sistem belajar kali ini menggunakan skema kombinasi. Ada kalanya para perwira harus hadir secara fisik (tatap muka), namun ada pula sesi yang dilakukan secara daring (online).

Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis

Penulis FIN.CO.ID