fin.co.id – Ratusan aparat gabungan dari Pemerintah Kota Jakarta Selatan, TNI, dan Polri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan rawan banjir Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu, 8 Februari 2026.
Aksi yang dikenal sebagai “grebek sampah” ini menyasar bantaran Sungai Ciliwung serta tumpukan sampah yang kerap menyumbat saluran air dan mengganggu kinerja pompa pengendali banjir.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar dan menjadi bagian dari gerakan “Jaga Jakarta Bersih”.
Sebanyak kurang lebih 600 personel diterjunkan dalam kerja bakti ini. Mereka terdiri atas jajaran Pemkot Jakarta Selatan, Polres Metro Jakarta Selatan, serta Kodim 0504 Jakarta Selatan. Operasi pembersihan juga didukung dua unit alat berat dan belasan truk pengangkut sampah milik Suku Dinas Sumber Daya Air.
Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar menjelaskan, kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan banjir, mengingat intensitas hujan di Jakarta masih cukup tinggi.
"hari ini personel yang diturunkan kurang lebih 600 orang, termasuk tni dan polri. kerja bakti ini sangat dibutuhkan masyarakat, apalagi di musim hujan seperti sekarang," kata Anwar.
Selain mengangkut sampah di sepanjang bantaran sungai, petugas juga melakukan pengerukan lumpur yang mengendap di dasar Sungai Ciliwung untuk memperlancar aliran air.
Anwar menambahkan, persoalan sampah plastik masih menjadi tantangan utama di kawasan tersebut. Sampah yang menumpuk kerap menyebabkan pompa air tidak berfungsi optimal saat debit sungai meningkat.
"Beberapa kali pompa di sini terganggu karena sampah. karena itu kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan," katanya.
Tak hanya Sungai Ciliwung, sejumlah kali penghubung dan saluran air lain di Jakarta Selatan juga masuk dalam agenda penanganan. Pemerintah kota secara berkala mengadakan kerja bakti rutin, baik mingguan maupun bulanan, guna meminimalkan potensi genangan di wilayah permukiman.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung program kebersihan lingkungan tersebut.
"Kami dari polres jakarta selatan bersama kodim mendukung program asri, aman, sehat, resik, dan indah. kegiatan grebek sampah ini merupakan wujud dukungan kami terhadap program pemerintah, khususnya di jakarta selatan," ujarnya.
Senada dengan itu, Dandim 0504 Jakarta Selatan Kolonel Inf Amaraldo Cornelius menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan sekaligus mengurangi risiko banjir.
"melalui kegiatan bersih-bersih ini, kami berharap lingkungan lebih terjaga dan masyarakat juga semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan," kata Amaraldo.
Melalui gerakan ini, pemerintah berharap kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat, sehingga upaya pengendalian banjir tidak hanya bertumpu pada aparat, tetapi juga partisipasi aktif warga.