Pemerintah Gelontorkan Stimulus Rp911,16 Miliar, Diskon Transportasi Mudik Lebaran 2026

news.fin.co.id - 10/02/2026, 17:28 WIB

Pemerintah Gelontorkan Stimulus Rp911,16 Miliar, Diskon Transportasi Mudik Lebaran 2026

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

fin.co.id - Pemerintah menyiapkan stimulus ekonomi senilai Rp911,16 miliar guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Insentif tersebut diwujudkan dalam bentuk diskon tarif berbagai moda transportasi untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong pergerakan sektor pariwisata selama libur hari besar nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, anggaran stimulus berasal dari APBN maupun non-APBN.

“Dalam rangka libur hari besar nasional, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi dengan total anggaran Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN maupun non-APBN,” ujarnya dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Februari 2026.

Untuk moda kereta api, PT KAI (Persero) memberikan potongan harga tiket sebesar 30 persen dengan target 1,2 juta penumpang. Program ini berlaku selama 15 hari, mulai 14 hingga 29 Maret 2026.

Advertisement

“Diskon 30 persen dari harga tiket dengan target 1,2 juta penumpang,” tegas Airlangga.

Sementara itu, sektor angkutan laut melalui PT Pelni juga menawarkan diskon 30 persen dari tarif normal dengan target 445.000 penumpang. Program ini berlangsung lebih panjang, yakni 11 Maret hingga 5 April 2026.

Di sisi lain, angkutan penyeberangan yang dioperasikan ASDP mendapat stimulus berupa diskon 100 persen untuk jasa kepelabuhanan. Kebijakan ini berlaku pada 12 hingga 31 Maret 2026, dengan target 945.000 unit kendaraan atau sekitar 2,4 juta penumpang.

“Diskon 100 persen untuk jasa kepelabuhanan,” jelasnya.

Adapun untuk angkutan udara, pemerintah memberikan potongan tarif sebesar 17–18 persen bagi penumpang kelas ekonomi untuk penerbangan domestik. Diskon ini berlaku pada 14 hingga 29 Maret 2026 dengan target 3,3 juta penumpang.

Dengan berbagai insentif tersebut, pemerintah berharap biaya perjalanan masyarakat dapat ditekan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi selama periode Lebaran 2026.

Fajar Ilman/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID