fin.co.id - Universitas Diponegoro (Undip) membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung dalam Program Beasiswa Patriot, hasil kerja sama dengan Kementerian Transmigrasi (Kementrans) Republik Indonesia.
Program ini ditujukan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul melalui pendidikan magister sekaligus mendorong kontribusi nyata dalam pembangunan kawasan transmigrasi di Indonesia.
Program ini menjadi bagian dari strategi membangun sumber daya manusia (SDM) unggul di kawasan transmigrasi agar mampu menciptakan ekosistem ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.
“Beasiswa Patriot ini bukan untuk pencari kerja. Beasiswa ini justru untuk para pencipta lapangan kerja. Kita membutuhkan SDM unggul yang mampu melihat potensi kawasan transmigrasi dan mengubahnya menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat,” kata Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryangara, saat membuka Rapat Koordinasi Program Studi Mitra Beasiswa Patriot 2026 di Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.
Beasiswa diberikan secara penuh dan mencakup biaya pendidikan serta biaya hidup.
Pilihan program studi meliputi:
- Magister Perencanaan Wilayah dan Kota
- Magister Teknik dan Manajemen Industri
- Magister Teknik Lingkungan
- Magister Peternakan
- Magister Energi
- Magister Manajemen Sumber Daya Perairan
Persyaratan:
- Warga Negara Indonesia (WNI);
- Sehat jasmani dan rohani;
- Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember 2026 yaitu berusia paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun untuk program Magister (S2);
- Lulusan perguruan tinggi terakreditasi unggul dengan IPK minimal 3,00/4,00;
- Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau Sarjana (S1) untuk beasiswa magister;
- Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri;
- Memiliki minat dan komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan Kawasan Transmigrasi;
- Calon penerima beasiswa yang berasal dari berbagai latar belakang disiplin ilmu yang relevan, seperti pertanian, manajemen pembangunan, teknologi dan kewirausahaan;
- Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan Kementerian Transmigrasi;
- Bersedia melaksanakan pendidikan dan pengabdian di kawasan transmigrasi selama 30 bulan
Tahapan seleksi :
- Pendaftaran : 10 Feb – 10 Maret 2026
- Seleksi Administrasi : 12 Feb – 15 Maret 2026
- Seleksi Kompetensi : 20 Maret – 3 April 2026
- Wawancara : 6 – 17 April 2026
-
Tes Kesehatan : 20 April – 1 Mei 2026