fin.co.id – Aksi pencurian terjadi di salah satu hotel bintang lima di kawasan Jakarta Pusat. Peristiwa itu kini tengah ditangani aparat kepolisian setelah laporan resmi diterima dari korban.
Polres Metro Jakarta Pusat memastikan kasus tersebut sudah masuk tahap penyelidikan. Petugas masih mendalami berbagai keterangan dan bukti yang ada, termasuk rekaman kamera pengawas di lokasi kejadian.
"Kami sudah menerima laporan dan masih menyelidiki kasus tersebut," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra di Jakarta, Rabu 11 Feberuari 2026.
Terjadi Saat Rapat di Hotel
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula pada Selasa (10/2) sekitar pukul 08.00 WIB. Korban saat itu tengah menghadiri rapat dari Kementerian Perhubungan yang berlangsung di Ruang Candi Kalasan, Lantai 2 hotel tersebut.
Memasuki waktu istirahat sekitar pukul 12.00 WIB, korban meletakkan tas berwarna hitam di meja kerja ruang rapat. Di dalam tas itu terdapat satu unit telepon genggam dan sebuah laptop.
Namun, saat kembali ke ruangan sekitar pukul 12.50 WIB, korban mendapati tas beserta isinya sudah tidak berada di tempat semula.
"Pada saat kembali ke ruang rapat jam 12.50 WIB korban mendapati barang-barang tersebut sudah tidak ada," ujarnya.
Terekam CCTV
Roby menjelaskan, korban kemudian meminta pihak hotel memeriksa rekaman CCTV. Dari hasil pengecekan, terlihat barang milik korban diambil oleh orang yang belum dikenal identitasnya.
Setelah mengetahui hal tersebut, korban langsung membuat laporan ke kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Sementara itu, sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan sosok pria mengenakan batik lengan panjang dan kacamata masuk ke hotel tanpa membawa barang apa pun.
Dalam rekaman itu, pria tersebut tampak berpura-pura menelepon sebelum masuk ke ruang rapat. Saat keluar dari ruangan, ia terlihat membawa tas ransel hitam yang diduga milik korban, lalu meninggalkan hotel.
Hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan mengumpulkan bukti tambahan guna mengungkap identitas serta motif di balik aksi pencurian tersebut.