Pemkab Tangerang Targetkan Kontribusi Perempuan Lewat Sekolah Gender

news.fin.co.id - 19/02/2026, 18:22 WIB

Pemkab Tangerang Targetkan Kontribusi Perempuan Lewat Sekolah Gender

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah. (Rikhi Ferdian)

fin.co.id -  Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai menggeser pola pemberdayaan perempuan dari sekadar pelatihan formal menjadi pengembangan kapasitas berbasis luaran (output). Melalui Sekolah Gender Angkatan I Tahun 2026, para kader perempuan didorong untuk merumuskan solusi konkret atas persoalan daerah, mulai dari isu sosial hingga pengelolaan sampah.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar ruang belajar teori, melainkan wadah transformasi pemikiran. Berbeda dengan pelatihan konvensional, Sekolah Gender menerapkan sistem evaluasi ketat yang menitikberatkan pada aksi nyata di lapangan.

"Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi dituntut mengimplementasikannya. Mereka akan dinilai dari kualitas karya tulis dan dampak aksi sosialnya terhadap masyarakat," ujar Intan saat membuka kegiatan di Kantor Bupati Tangerang, Kamis (19/2/2026).

Intan menjelaskan, pemerintah daerah membutuhkan perspektif gender dalam pengambilan keputusan. Salah satu fokus utama pada angkatan pertama ini adalah keterlibatan perempuan dalam manajemen limbah domestik. Sebagai pengelola utama rumah tangga, perempuan dinilai memiliki posisi sentral dalam menekan volume sampah dari hulu.

Advertisement

"Kami ingin organisasi perempuan memiliki mekanisme konkret dalam penanganan sampah yang bisa menjadi masukan kebijakan, mulai dari tingkat rumah tangga hingga kabupaten," tuturnya.

Selain isu lingkungan, kurikulum Sekolah Gender dirancang untuk mencetak aktivis publik yang mampu melakukan advokasi berbasis data. Para lulusan diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu mendampingi korban kekerasan serta menyuarakan keadilan gender sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang, Asep Suherman, menambahkan bahwa program ini bertujuan memperkuat kepemimpinan perempuan di tingkat lokal. Menurutnya, partisipasi aktif perempuan sangat krusial dalam menciptakan kebijakan yang inklusif dan bebas diskriminasi.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengarusutamaan gender (PUG) Pemkab Tangerang yang dilakukan secara lintas sektor.

"Melalui kolaborasi berkelanjutan, pemerintah menargetkan terciptanya lingkungan yang lebih ramah perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Tangerang," tandasnya.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.