2 Sekolah Kedinasan Baru 2026 Siap Dibuka, Peluang Jadi CPNS Makin Besar! Ini Daftarnya

news.fin.co.id - 20/02/2026, 17:44 WIB

2 Sekolah Kedinasan Baru 2026 Siap Dibuka, Peluang Jadi CPNS Makin Besar! Ini Daftarnya

Pendaftaran Sekolah kedinasan 2022 diperpanjang

fin.co.id - Peluang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) lewat jalur sekolah kedinasan semakin terbuka di tahun 2026.

Pemerintah resmi menyiapkan dua sekolah kedinasan baru di bawah naungan dua kementerian berbeda.

Langkah ini sekaligus memperluas pilihan bagi calon peserta yang ingin lolos seleksi dan langsung diangkat menjadi CPNS setelah lulus pendidikan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, proses pendaftaran sekolah kedinasan akan dilakukan secara terpusat melalui portal resmi milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Biasanya, pendaftaran dibuka pada periode Mei hingga Juni.

Dengan tambahan dua institusi baru ini, persaingan memang diperkirakan tetap ketat. Namun, peluang untuk diterima juga semakin terbuka lebar.

Sekolah kedinasan masih menjadi favorit banyak lulusan SMA/SMK karena menawarkan kuliah gratis, fasilitas asrama, serta sistem pendidikan yang terstruktur dan disiplin. Keunggulan utamanya tentu saja status lulusan yang langsung diangkat menjadi CPNS, sehingga prospek karier di instansi pemerintah lebih terjamin.

Lalu, apa saja dua sekolah kedinasan baru yang siap dibuka pada 2026?

Latar Belakang Pembentukan Sekolah Kedinasan Baru

Dua sekolah kedinasan baru ini merupakan pecahan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Pada 2024 lalu, dua sekolah kedinasan yakni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) dilebur menjadi satu institusi bernama Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin).

Peleburan tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi dan mengintegrasikan pendidikan vokasi di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan.

Namun, di era pemerintahan Presiden Prabowo, Kemenkumham kemudian dipecah menjadi tiga kementerian, yaitu:

  • Kementerian Hukum

  • Kementerian Hak Asasi Manusia

  • Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Saat ini, kewenangan Poltekpin berada di bawah Kementerian Hukum. Sementara itu, program studi yang berkaitan dengan keimigrasian dan pemasyarakatan dinilai lebih tepat dikelola oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

Kabar baiknya, Kemenimipas telah mendapatkan lampu hijau dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mendirikan sekolah kedinasan baru.

Berikut dua sekolah kedinasan baru 2026 yang siap dibuka.

1. Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin)

Poltekpin tengah dipersiapkan secara matang agar bisa dibuka pada tahun ini. Persiapan tersebut meliputi:

  • Penerimaan mahasiswa baru

  • Penataan kelembagaan

  • Pengalihan sumber daya manusia

  • Pengembangan sarana dan prasarana pendidikan

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, menyampaikan bahwa tahapan persiapan dimulai setelah terbitnya izin dan keputusan dari Kemdiktisaintek untuk empat program studi Hukum Terapan.

Saat ini, Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Poltekpin masih dalam proses dan menunggu keputusan Panitia Seleksi Perguruan Tinggi Kementerian dan Lembaga (PTKL) yang diperkirakan terbit pada Maret 2026.

Targetnya, pengumuman penerimaan mahasiswa baru dapat dilakukan pada akhir Maret.

Poltekpin akan membuka empat formasi dengan total kuota sebanyak 200 calon mahasiswa. Ini tentu menjadi tambahan peluang besar bagi lulusan SMA/SMK yang ingin menjadi CPNS di bidang hukum dan pemasyarakatan.

2. Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltek Imipas)

Sekolah kedinasan kedua yang siap berdiri adalah Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan atau Poltek Imipas.

Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia, menyampaikan bahwa pembentukan politeknik ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan tugas keimigrasian serta pemasyarakatan.

Izin pembukaan program studi sudah diterbitkan oleh Kemdiktisaintek. Selain itu, Peraturan Menteri terkait organisasi dan tata kerja politeknik juga telah ditandatangani.

Kepala BPSDM Kementerian Imipas, Aman Riyadi, menegaskan bahwa perubahan struktur kementerian membuat status sekolah kedinasan sebelumnya perlu disesuaikan agar selaras dengan regulasi baru.

Ke depan, lulusan Poltekip—yang akan bertransformasi dalam skema baru ini—akan dipersiapkan lebih banyak untuk menduduki jabatan Pembimbing Kemasyarakatan.

Langkah ini sekaligus untuk menyongsong implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru.

Kemenimipas juga telah melakukan analisis kebutuhan ASN agar distribusi lulusan seimbang serta memiliki pola karier yang jelas di lingkungan kementerian.

Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Kapan Dibuka?

Jika mengacu pada pola tahun sebelumnya, pendaftaran sekolah kedinasan 2026 diperkirakan dibuka pada Mei hingga Juni melalui portal SSCASN milik BKN.

Calon peserta wajib membuat akun, memilih sekolah kedinasan tujuan, serta mengikuti tahapan seleksi yang biasanya meliputi:

  • Seleksi administrasi

  • Tes kompetensi dasar (SKD)

  • Tes lanjutan sesuai instansi

  • Tes kesehatan dan kesamaptaan

  • Wawancara

Karena statusnya sebagai sekolah kedinasan, lulusan yang memenuhi seluruh tahapan akan langsung diangkat menjadi CPNS sesuai formasi yang tersedia.

Peluang Makin Terbuka, Persiapan Harus Matang

Dengan hadirnya dua sekolah kedinasan baru di 2026, peluang menjadi ASN semakin besar. Meski demikian, persaingan tetap ketat karena sekolah kedinasan selalu menjadi primadona.

Keunggulan seperti kuliah gratis, fasilitas asrama, pendidikan disiplin, serta jaminan karier sebagai CPNS membuat jalur ini terus diburu ribuan pendaftar setiap tahun.

Bagi kamu yang bercita-cita menjadi ASN di bidang hukum, imigrasi, atau pemasyarakatan, pembukaan Poltekpin dan Poltek Imipas bisa menjadi kesempatan emas.

Pastikan mulai mempersiapkan diri sejak sekarang, baik dari sisi akademik, kesehatan fisik, hingga kelengkapan dokumen administrasi.

Tahun 2026 bisa menjadi momentum besar untuk mengamankan masa depan sebagai aparatur sipil negara melalui jalur sekolah kedinasan. (*)

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID