Fin.co.id - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memperkenalkan layanan anyar: KA Ekonomi Kerakyatan.
Inovasi ini dirancang sebagai solusi perjalanan jarak jauh yang lebih nyaman, namun tetap ramah di kantong. Kehadiran kereta ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang ingin pulang kampung dengan fasilitas lebih baik dibandingkan kelas ekonomi biasa, tanpa harus membayar tarif setara kelas reguler.
KA Ekonomi Kerakyatan diproyeksikan mulai memperkuat armada pada periode Angkutan Lebaran 2026.
Peluncuran ini sekaligus menjadi strategi KAI dalam mengantisipasi lonjakan penumpang tahunan yang selalu terjadi saat momen Idulfitri.
Kereta ini merupakan hasil modifikasi dari rangkaian ekonomi AC generasi sebelumnya yang dikerjakan di Balai Yasa Manggarai.
Fokus utama pembaruan terletak pada peningkatan interior dan kenyamanan selama perjalanan panjang.
“Inovasi ini bukan sekadar peremajaan, tetapi peningkatan kualitas layanan bagi pelanggan,” tulis KAI dalam keterangan resminya.
Fasilitas & Keunggulan KA Ekonomi Kerakyatan
Meski tetap mempertahankan efisiensi kapasitas, sejumlah pembaruan signifikan dihadirkan untuk meningkatkan pengalaman penumpang.
1. Kursi Lebih Ergonomis
Konfigurasi tempat duduk 3:2 tetap dipertahankan, namun dengan desain yang lebih menopang postur tubuh.
Perjalanan berjam-jam kini terasa lebih nyaman dan tidak cepat melelahkan.
2. Kursi Reversible (Bisa Diputar)
Salah satu fitur paling menarik adalah kursi yang dapat diatur arah hadapnya.
Fitur reversible ini memberikan fleksibilitas tambahan, terutama bagi keluarga atau rombongan.