Polisi Tangkap Pria Ngaku Aparat yang Viral di SPBU Cipinang

news.fin.co.id - 24/02/2026, 16:43 WIB

Polisi Tangkap Pria Ngaku Aparat yang Viral di SPBU Cipinang

Propam Polda Metro Jaya turun tangan mendalami kasus dugaan pemukulan terhadap tiga pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Jakarta Timur.

fin.co.id  - Pengemudi mobil yang videonya viral setelah mengaku sebagai aparat saat terjadi keributan di sebuah SPBU di Cipinang, Jakarta Timur akhirnya ditangkap polisi.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan pelaku yang diduga melakukan penganiayaan terhadap karyawan SPBU telah ditangkap.

"Sudah berhasil diamankan satu orang," katanya kepada Disway Group, Selasa, 24 Februari 2026.

Saat ini, yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur. Polisi juga memastikan bahwa pria tersebut merupakan warga sipil, bukan anggota kepolisian.

Advertisement

"Iya sipil (pengendara ngaku aparat). Mobil punya orang sipil," tuturnya.

Dari penelusuran awal, keributan disebut bermula ketika terduga pelaku hendak mengisi BBM jenis Pertalite. Namun, permintaan tersebut tidak dilayani petugas SPBU karena kendaraan yang digunakan diduga tidak sesuai dengan ketentuan.

"Yang bersangkutan mau isi Pertalite, tidak dilayani oleh SPBU," terangnya.

Penolakan itu berkaitan dengan pelat nomor kendaraan yang dianggap tidak sesuai peruntukannya.

"Pelat-nya tidak sesuai. Tidak untuk peruntukkannya," jelasnya.

Mengenai informasi bahwa pelaku sempat mengklaim dirinya sebagai aparat dengan jabatan tinggi, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Lagi lidik, doakan ya supaya terungkap. Ini anggota masih di lapangan," tambahnya.

Sementara itu, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya turut melakukan pendalaman guna memastikan tidak ada keterlibatan oknum aparat dalam insiden tersebut.

Kabid Propam Polda Metro Jaya, Kombes Radjo Alriadi Harahap, mengatakan koordinasi dilakukan bersama Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur untuk menuntaskan kasus tersebut.

Advertisement

"Masih kami dalami dengan Reskrim Polrestro Jaktim terhadap pelaku pemukulan dimaksud," ujarnya.

Saat ditanya apakah Propam juga memastikan status pelaku benar anggota atau hanya mengaku-ngaku, Radjo menegaskan pihaknya melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID