Kenapa Usia 7 Tahun Disebut Bisa “Menyelamatkan” Anak Laki-Laki dari Tekanan Sekolah? Ini Jawaban yang Jarang Diketahui

news.fin.co.id - 25/02/2026, 15:52 WIB

Kenapa Usia 7 Tahun Disebut Bisa “Menyelamatkan” Anak Laki-Laki dari Tekanan Sekolah? Ini Jawaban yang Jarang Diketahui

Kemenkes perketat pengawasan program Makan Bergizi Gratis di sekolah. Dinas Kesehatan daerah diwajibkan jaga keamanan pangan agar bebas dari keracunan

Pendidikan Bukan Perlombaan Kecepatan

Sudah saatnya kita memandang pendidikan bukan sebagai ajang lomba cepat-cepatan. Pendidikan adalah perjalanan perkembangan yang menghargai perbedaan ritme belajar, karakter, dan cara kerja otak setiap anak.

Anak yang tumbuh sesuai tahapannya akan lebih percaya diri, fokus, dan bahagia. Dan anak yang bahagia cenderung memiliki motivasi belajar yang lebih kuat.

Menyelamatkan anak laki-laki di usia tujuh tahun bukan berarti menunda masa depan mereka. Justru, itu adalah bentuk penghormatan terhadap proses tumbuh kembang sebagai manusia seutuhnya.

Pada akhirnya, tujuan pendidikan bukan sekadar mencetak anak yang cepat membaca atau pandai berhitung. Lebih dari itu, pendidikan bertujuan membentuk pribadi yang sehat secara emosional, sosial, dan intelektual. Bukankah itu esensi sejati dari pendidikan? (*)

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID