Internasional . 26/02/2026, 14:18 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Kunjungan ke makam kakek dan buyutnya (Istana Matahari Kumsusan) dianggap sebagai ritual pengesahan garis keturunan "Paektu" yang sakral bagi rakyat Korut.
Penunjukan Ju Ae di sektor rudal dinilai sebagai langkah simbolis sekaligus praktis oleh Kim Jong Un.
Kekuatan nuklir adalah kartu as Korea Utara dalam diplomasi internasional. Dengan menempatkan putrinya di posisi tersebut, Kim Jong Un mengirimkan pesan kepada dunia program nuklir Korut akan terus berlanjut hingga generasi berikutnya.
Menariknya, hingga saat ini Pyongyang belum pernah secara resmi membocorkan nama aslinya ke publik.
Nama "Ju Ae" sendiri didapatkan oleh dunia luar melalui kesaksian mantan bintang basket AS, Dennis Rodman, yang pernah berkunjung ke Korea Utara beberapa tahun silam.
Meskipun usianya masih sangat muda, dominasi Ju Ae di tengah para jenderal beruban menunjukkan otoritas yang absolut.
Kehadirannya di berbagai situs peluncuran rudal bukan lagi sekadar untuk foto keluarga, melainkan bagian dari indoktrinasi politik kepemimpinan militer Korut akan tetap berada di bawah kendali keluarga Kim secara turun-temurun.
Dengan kontrol penuh atas Administrasi Rudal, Kim Ju Ae kini menjadi salah satu figur paling berpengaruh di Asia Timur.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media