fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung gerak cepat setelah muncul laporan soal Taman Kota di Cawang, Jakarta Timur, yang diduga jadi lokasi aktivitas negatif.
Ia langsung menginstruksikan penguatan pengawasan ruang publik, dengan memasang kamera CCTV di semua taman Jakarta.
"Kalau memang itu betul informasinya, saya segera tindak lanjuti. Saya akan meminta pada Satpol PP untuk membersihkan. Jakarta enggak boleh ada ruang tempat-tempat seperti itu," ungkap Pramono Anung.
Pramono menegaskan, bahwa taman dan ruang publik harus benar-benar dijaga agar tetap bersih fungsi dan aman bagi semua warga Jakarta.
"Semuanya akan kita perlakukan ya. Termasuk nanti kami akan pasang CCTV untuk itu," ucapnya.
Temuan Mengejutkan di Taman Kota Cawang
Reaksi tegas ini muncul setelah temuan petugas terkait dugaan aktivitas asusila, yang dikabarkan dilakukan di dalam Taman Kota Cawang.
Di lokasi itu petugas menemukan sejumlah benda yang diduga alat kontrasepsi, pelumas, dan kemasan minuman keras yang berserakan.
Temuan ini memicu kekhawatiran publik soal fungsi taman, yang semestinya menjadi ruang hijau yang aman dan nyaman untuk masyarakat.
Kasus di Cawang ini makin menjadi sorotan, karena ruang publik itu diketahui kerap buka malam hari tanpa pengawasan yang memadai.
Warga dan pengunjung taman pun mengeluhkan kondisi tersebut, yang berpotensi mengurangi kenyamanan dan keselamatan.
CCTV dan Pengawasan Diperluas di Seluruh Jakarta
Menindaklanjuti hal ini, Pemprov DKI Jakarta akan memperluas pemasangan CCTV di semua taman, termasuk taman yang buka 24 jam.
Selain CCTV, pengawasan juga akan didukung dengan patroli oleh Satpol PP.
Tujuannya adalah memastikan setiap ruang publik dapat dipantau secara real time, serta digunakan sesuai fungsinya.