Balas Dendam Kematian Ali Khamenei: Iran Bunuh 560 Tentara Amerika dan Hancurkan Pangkalan Militer AS di Sejumlah Wilayah Timur Tengah

news.fin.co.id - 02/03/2026, 09:00 WIB

Balas Dendam Kematian Ali Khamenei: Iran Bunuh 560 Tentara Amerika dan Hancurkan Pangkalan Militer AS di Sejumlah Wilayah Timur Tengah

Jenazah tentara Amerika diangkut militer AS

fin.co.id - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kian memanas. Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim sedikitnya 560 personel militer Amerika Serikat tewas dan mengalami luka-luka akibat serangan yang menyasar pangkalan-pangkalan AS di berbagai wilayah.

Dalam pernyataannya pada Ahad, IRGC menyebut salah satu target utama adalah pangkalan militer Amerika di Bahrain.

"Pangkalan militer AS di Bahrain diserang oleh dua rudal balistik, dan pangkalan-pangkalan lain juga digempur serangan tanpa henti, yang sejauh ini mengakibatkan 560 tentara Amerika tewas atau luka-luka," sebut pernyataan tersebut, seperti dikutip kantor berita Fars News Agency.

Selain itu, laporan tersebut mengungkap adanya empat serangan pesawat nirawak yang diarahkan ke pangkalan angkatan laut Bahrain. Serangan itu diklaim menyebabkan "kerusakan serius" pada pusat komando serta fasilitas pendukung.

Advertisement

IRGC juga menyatakan bahwa Teheran menargetkan pangkalan angkatan laut AS Ali Al-Salem di Kuwait hingga mengganggu operasionalnya. Tak hanya itu, tiga objek pangkalan angkatan laut Mohammed Al-Ahmad di negara yang sama turut menjadi sasaran.

Situasi memanas setelah pada Sabtu Amerika Serikat dan Israel melancarkan rangkaian serangan ke sejumlah target di dalam wilayah Iran, termasuk di Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menimbulkan kerusakan serta korban sipil.

Televisi pemerintah Iran kemudian mengonfirmasi syahidnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel serta sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Sumber: Sputnik-OANA

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca