Operasi Ketupat 2026: Polri Kerahkan 317 Ribu Personel Kawal Mudik Lebaran

news.fin.co.id - 05/03/2026, 17:49 WIB

Operasi Ketupat 2026: Polri Kerahkan 317 Ribu Personel Kawal Mudik Lebaran

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho saat meninjau kesiapan anggotanya (korlantas)

fin.co.id -  Polri mengerahkan kekuatan besar untuk memastikan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman dan lancar. Sebanyak 317.664 personel Polri diterjunkan dalam pengamanan nasional yang dikemas dalam Operasi Ketupat 2026.

Hal tersebut disampaikan Direktur Penegakan Hukum (Dirgakum) Korlantas Polri, Brigjen Faisal, dalam diskusi bertema Sinergi Pemerintah dan Stakeholder buat Mudik 2026 Aman dan Nyaman di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

“Untuk personel Polri sendiri sebanyak 317.664 personel. Kemudian dari stakeholder terkait ada sekitar 72 ribu personel tambahan,” ujar Faisal.

Artinya, total hampir 390 ribu personel gabungan dikerahkan demi mengawal pergerakan jutaan pemudik di seluruh Indonesia.

Advertisement

185 Ribu Lebih Titik Jadi Fokus Pengamanan

Dalam Operasi Ketupat 2026, aparat memfokuskan pengamanan di 185.544 lokasi strategis, meliputi: 618 terminal, 268 stasiun kereta api, 562 pelabuhan, 182 bandara, 2.962 pusat perbelanjaan, 4.640 tempat wisata, 121.796 masjid, dan 54.000 lokasi salat Idul Fitri.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.

Ribuan Pos Pengamanan Disiagakan

Selain personel, Polri juga mendirikan 2.756 pos Operasi Ketupat 2026 yang tersebar di berbagai wilayah. Rinciannya: 784 pos pelayanan, 1.629 pos pengamanan, dan 343 pos terpadu.

Menurut Faisal, pos terpadu menjadi pusat layanan lengkap karena melibatkan berbagai unsur lintas sektor.

“Di pos terpadu ini ada gabungan seluruh stakeholder, mulai dari kementerian, dinas kesehatan, hingga bengkel. Jadi benar-benar bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” jelasnya.

Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik 2026

Polri juga memetakan potensi puncak arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini yang diprediksi terjadi dalam dua gelombang.

Advertisement

Puncak Arus Mudik:

  • 14–15 Maret 2026 (gelombang pertama)
  • 18–19 Maret 2026 (gelombang kedua)

Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis

Penulis FIN.CO.ID