Menteri Keuangan sebelumnya bahkan telah memberikan pernyataan dukungan untuk mempercepat proses balik nama lahan di Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Langkah ini dianggap sebagai terobosan cerdas dalam memaksimalkan aset negara yang sempat bermasalah.
Aset tersebut kini diubah menjadi solusi konkrit untuk kebutuhan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah yang terus meningkat.
Membangun rumah di lokasi premium seperti Lippo Karawaci dengan harga yang lebih terjangkau tentu menjadi impian banyak keluarga Indonesia.
Jika pembangunan rumah susun (rusun) ini terealisasi, ini akan menjadi bukti nyata bagaimana aset negara yang sempat tersangkut masalah hukum dapat bertransformasi menjadi solusi perumahan rakyat yang humanis dan berlokasi sangat strategis.
Publik kini tak sabar menanti kabar baik dari tahapan tender pembangunan yang diperkirakan akan segera dibuka.
Akankah ini menjadi babak baru perumahan rakyat yang modern dan terjangkau di Indonesia?
Kita tunggu saja gebrakan pemerintah dalam merealisasikan proyek vital ini. (*)