fin.co.id - Memasuki pekan kedua Ramadan, suasana malam hingga dini hari di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapatkan pengawalan ekstra dari aparat kepolisian. Tim gabungan dari Polda DIY bersama Polresta Yogyakarta, Polresta Sleman, dan Polres Bantul menggelar patroli skala besar untuk memastikan wilayah hukum tetap kondusif dari gangguan keamanan.
Pantauan di lapangan menunjukkan petugas menyisir jalan-jalan protokol hingga masuk ke kawasan permukiman menggunakan kendaraan taktis, mobil patroli, hingga motor trail. Langkah preventif ini dilakukan pada Rabu 4 Maret 2026 malam hingga Kamis pagi 5 Maret 2026 guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang kerap muncul saat waktu sahur.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., CPHR., menjelaskan bahwa kehadiran personel di titik-titik strategis bertujuan untuk menekan angka kejahatan jalanan. Fokus utama patroli ini menyasar pada pencegahan aksi tawuran, perang sarung, balap liar, serta gangguan lainnya yang dapat mengusik ketenangan warga dalam menjalankan ibadah.
"Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Selain berpatroli, personel juga kami tempatkan di lokasi-lokasi rawan guna melakukan penjagaan statis," ujar Kombes Pol Ihsan dalam keterangannya.
Pihak kepolisian tidak hanya mengandalkan patroli fisik, namun juga mengajak peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing. Salah satu poin penting yang ditekankan adalah pengawasan ketat dari orang tua terhadap aktivitas putra-putri mereka, terutama saat keluar rumah pada malam hari.
Polda DIY berkomitmen terus mengawal situasi keamanan hingga hari raya Idul Fitri mendatang. Dengan adanya sinergi antara petugas dan kepedulian warga, diharapkan suasana Ramadan di Yogyakarta tetap aman dan penuh ketenangan sehingga masyarakat dapat beribadah dengan lebih khusyuk.