Curah Hujan Ekstrem, 75 RT di Jakarta Terendam Banjir hingga 1,7 Meter

news.fin.co.id - 08/03/2026, 17:02 WIB

Curah Hujan Ekstrem, 75 RT di Jakarta Terendam Banjir hingga 1,7 Meter

Petugas gabungan bersama relawan berjibaku mengevakuasi warga yang terjebak di kawasan permukiman dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.

fin.co.id – Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak malam hari menyebabkan puluhan Rukun Tetangga (RT) terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1,7 meter pada Minggu, 8 Maret 2026.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menjelaskan, banjir tersebut dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi dan melampaui rata-rata normal. Ia menyebutkan bahwa intensitas hujan di wilayah Jakarta sejak Sabtu, 7 Maret 2026, tercatat mencapai 264 milimeter per hari.

"Hari ini di Jakarta dan sekitarnya curah hujan itu 264 mm per hari. Itu termasuk curah hujan yang sangat-sangat-sangat tinggi," kata Pramono di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu, 8 Maret 2026.

Untuk mengatasi genangan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan sekitar 1.200 unit pompa air yang difungsikan untuk mempercepat proses penyedotan air di titik-titik banjir.

Advertisement

Menurut Pramono, sejumlah pompa sudah dioperasikan di beberapa wilayah yang terdampak, termasuk di kawasan Jalan Daan Mogot dan Jalan DI Panjaitan.

"Alhamdulillah di dua tempat itu dari tadi pompa terus dilakukan dan lalu lintas bisa berjalan walaupun ada sedikit genangan," terangnya.

Namun demikian, ia memperkirakan potensi banjir masih bisa meluas karena adanya kemungkinan kiriman air dari wilayah hulu, seperti Bogor dan Tangerang, yang juga mengalami curah hujan tinggi.

"Tetapi ini nanti sebagai informasi karena di atas baik itu di Bogor di Tangerang dan sebagainya curah hujan juga tinggi pasti akan ada air yang mengalir ke Jakarta," ujar Mas Pram, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa hingga pukul 08.00 WIB terdapat 75 RT serta 19 ruas jalan di wilayah Ibu Kota yang terdampak banjir.

"Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu, 7 Maret 2026, hingga Minggu menyebabkan banjir di DKI Jakarta," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan dalam keterangannya.

Yohan mengungkapkan bahwa titik banjir paling parah berada di wilayah Jakarta Selatan dengan ketinggian air mencapai 1,7 meter.

Ia merinci bahwa genangan tersebut terjadi di tiga RT di Kelurahan Cipete Utara serta satu RT di Kelurahan Pela Mampang.

Cahyono/Disway

Advertisement
Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID