Pemerintah Pastikan Pemulangan Jemaah Umrah Indonesia di Arab Saudi Aman dan Terkawal

news.fin.co.id - 10/03/2026, 16:51 WIB

Pemerintah Pastikan Pemulangan Jemaah Umrah Indonesia di Arab Saudi Aman dan Terkawal

Jemaah umrah yang sempat tertahan di Arab Saudi kini bisa kembali ke Indonesia. Foto: Bakom RI

fin.co.id - Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah terus memantau dan mengawal kepulangan jemaah umrah Indonesia yang terdampak penjadwalan ulang penerbangan akibat meningkatnya eskalasi geopolitik di Timur Tengah.

Staf Teknis Urusan Haji Jeddah, M Ilham Effendy menyampaikan, tim di lapangan secara aktif menjembatani komunikasi antara jemaah, maskapai, dan penyelenggara perjalanan untuk memastikan proses kepulangan berlangsung aman dan lancar.

“Tim di lapangan terus melakukan koordinasi dengan maskapai, penyelenggara perjalanan, serta pihak terkait untuk membantu memastikan proses pemulangan jemaah dapat berjalan sesuai jadwal penerbangan yang tersedia,” ujar Ilham, Selasa, 10 Maret 2026.

Beberapa kelompok jemaah yang mengalami penjadwalan ulang antara lain:

Advertisement
  1. 17 jemaah PT BMA yang dijadwalkan ulang pada Selasa, 10 Maret 2026 dan Sabtu, 14 Maret 2026, saat ini berada di Makkah.

  2. 67 jemaah PT RLW, sebagian sudah kembali ke Indonesia pada Senin (9/3) menggunakan Ethiopian Airlines dan Garuda Indonesia.

  3. Lima jemaah mandiri terdampak pembatalan penerbangan Madinah–Mumbai; pengurusan refund dan penjadwalan penerbangan pengganti sedang dilakukan dengan Saudia Airlines pada 15 Maret 2026.

Dalam periode pemantauan yang sama, KJRI Jeddah mencatat total 2.062 jemaah sedang dipantau untuk kepulangan, sehingga jumlah jemaah yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 19.509 orang sejak 28 Februari hingga 8 Maret 2026. Sementara itu, pada 8 Maret tercatat 434 jemaah baru tiba di Arab Saudi dari Indonesia.

Ilham menegaskan bahwa pemantauan dan koordinasi akan terus dilakukan agar seluruh jemaah bisa kembali dengan aman dan sesuai ketentuan.

“Koordinasi dan pemantauan akan terus kami lakukan bersama pihak terkait agar proses kepulangan jemaah dapat berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID