fin.co.id - Aksi perampokan disertai kekerasan terjadi di sebuah SPBU di Jalan Raya Babelan, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa 10 Maret 2026 dini hari.
Komplotan pelaku berhasil membawa kabur uang tunai senilai Rp130 juta setelah lebih dulu melumpuhkan para karyawan yang sedang bertugas.
Berdasarkan keterangan korban serta bukti yang dikumpulkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB saat kondisi di lokasi masih relatif sepi. Empat orang pelaku datang ke area SPBU dan langsung mendekati para karyawan yang sedang berjaga.
Setibanya di lokasi, para pelaku langsung melancarkan aksi dengan mengancam pegawai menggunakan senjata yang diduga pistol mainan. Tanpa banyak bicara, komplotan tersebut mulai melakukan kekerasan terhadap para pekerja.
Lima orang karyawan menjadi korban dalam kejadian ini. Para pelaku memukul dan menendang korban sebelum akhirnya menyekap mereka di dalam sebuah ruangan agar tidak dapat melawan.
Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni mengataka, salah satu korban sempat mencoba memberikan perlawanan kepada para pelaku. Namun upaya tersebut justru membuatnya mengalami luka akibat serangan yang dilakukan komplotan perampok.
"Korban berinisial M (62) mengalami luka di tangan kiri setelah melakukan perlawanan terhadap para pelaku. Korban lain berinisial B (49) juga menjadi sasaran kekerasan, terkena tendangan dan pukulan dari pelaku," ujarnya Sumarni, dikutip pada Kamis 12 Maret 2026.
Tiga karyawan lainnya juga mengalami perlakuan serupa. Mereka dipaksa tidak bergerak dengan cara ditutup kepalanya menggunakan selimut, kemudian tangan mereka diikat menggunakan kabel, lakban hingga tali rafia.
"Para korban diikat dan disekap agar tidak bisa melawan saat pelaku menjalankan aksi," katanya.
Setelah memastikan para pegawai tidak berdaya, komplotan tersebut dengan leluasa menuju brankas tempat penyimpanan uang hasil penjualan bahan bakar. Pelaku kemudian membobol brankas dan mengambil uang tunai sebesar Rp130 juta.
Usai berhasil mendapatkan uang, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku yang terlibat dalam peristiwa ini," kata Sumarni
Ia menjelaskan bahwa petugas yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara sekaligus mengumpulkan barang bukti.
"Kami turut memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku. Para korban juga telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut," ucapnya. *