fin.co.id - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah muncul laporan bahwa Iran mempertimbangkan serangan terhadap pusat data di sejumlah negara Arab yang disebut digunakan oleh Amerika Serikat untuk mendukung operasi militer dan intelijen terhadap Teheran.
Informasi ini disampaikan oleh sumber diplomatik Iran kepada media Rusia, yang menyebut bahwa fasilitas digital tersebut berpotensi menjadi target serangan dalam waktu dekat.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel tidak hanya terjadi di medan militer konvensional, tetapi juga dapat meluas ke infrastruktur teknologi seperti pusat data dan jaringan komunikasi.
Iran Ancam Targetkan Infrastruktur Digital
Menurut laporan media Rusia RIA Novosti, seorang sumber diplomatik Iran menyebutkan bahwa Amerika Serikat diduga menggunakan sejumlah pusat data di negara-negara Arab untuk mendukung operasi militer dan intelijen terhadap Iran.
“Amerika Serikat menggunakan pusat data di negara-negara Arab untuk mendukung operasi intelijen dan militer terhadap Iran. Ada kemungkinan Iran menyerang pusat-pusat data tersebut dalam beberapa hari mendatang,” kata sumber tersebut.
Selain pusat data, Iran juga menuding bahwa Washington memanfaatkan infrastruktur kabel serat optik di kawasan Timur Tengah untuk memperkuat operasi militer yang ditujukan kepada Teheran.
Ancaman ini menimbulkan kekhawatiran baru karena jika serangan terhadap fasilitas digital benar-benar terjadi, dampaknya bisa meluas ke sistem komunikasi dan internet di wilayah tersebut.
Latar Belakang Konflik: Serangan Gabungan AS–Israel
Ketegangan terbaru ini bermula setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada akhir Februari 2026.
Serangan tersebut menargetkan sejumlah fasilitas penting di Iran, termasuk wilayah ibu kota.
Kota Teheran dilaporkan menjadi salah satu lokasi yang terdampak dalam operasi militer tersebut.
Serangan itu memicu kerusakan infrastruktur serta menimbulkan korban jiwa.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan terhadap wilayah Israel dan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah.