Kontroversi Cuti Melahirkan! Bank Dunia Minta Indonesia Bentuk Dana Jaminan Kehamilan

news.fin.co.id - 16/03/2026, 16:02 WIB

Kontroversi Cuti Melahirkan! Bank Dunia Minta Indonesia Bentuk Dana Jaminan Kehamilan

Karyawan BNI mencoba untuk pertama kalinya coworking space BNI Work Hub di Jakarta, Senin (25/7/2022). BNI berupaya proaktif menjawab kebutuhan tersebut guna memfasilitasi kebutuhan kerja mobile dalam rangka mendorong produktivitas pegawai.

Skema yang diusulkan adalah iuran bersama antara pekerja dan pemberi kerja dalam jumlah moderat.

Setiap pekerja formal dan perusahaan akan menyisihkan sebagian kecil dari upah sebagai kontribusi ke dalam dana tersebut.

Dana yang terkumpul kemudian dapat digunakan untuk membayar manfaat cuti melahirkan bagi pekerja perempuan yang membutuhkan.

Dengan sistem ini, perusahaan tidak lagi harus membayar gaji pekerja yang sedang cuti melahirkan secara langsung.

Bank Dunia menilai pendekatan tersebut dapat mengurangi potensi diskriminasi dalam proses perekrutan pekerja perempuan.

Selain itu, skema ini juga diyakini dapat memperluas akses perlindungan bagi perempuan pekerja di sektor formal.

Banyak Negara Sudah Menerapkan Sistem Serupa

Dalam laporannya, Bank Dunia juga menyoroti bahwa banyak negara telah menerapkan program pendanaan kolektif untuk cuti melahirkan.

Melalui skema tersebut, beban pembiayaan tidak hanya ditanggung oleh perusahaan, tetapi dibagi melalui sistem jaminan sosial.

Beberapa negara bahkan memberikan subsidi sementara atau keringanan kontribusi bagi usaha mikro dan kecil agar tidak terbebani dalam masa transisi kebijakan.

Pendekatan ini dinilai mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi pasar tenaga kerja.

Selain meningkatkan perlindungan bagi perempuan pekerja, sistem tersebut juga dapat membantu menjaga stabilitas partisipasi perempuan dalam angkatan kerja.

Di sisi lain, perusahaan juga dapat mengurangi potensi biaya tambahan yang selama ini menjadi pertimbangan dalam proses perekrutan.

Reformasi Kebijakan Dinilai Penting

Bank Dunia menilai reformasi kebijakan cuti melahirkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian secara keseluruhan.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID