Truk Sumbu Tiga Jadi Pemicu Kemacetan dan Kecelakaan di Jabar Saat Musim Mudik

news.fin.co.id - 16/03/2026, 20:40 WIB

Truk Sumbu Tiga Jadi Pemicu Kemacetan dan Kecelakaan di Jabar Saat Musim Mudik

Banyak truk sumbu tiga masih beredar saat pembatasan di periode mudik.

fin.co.id - Kendaraan sumbu tiga atau truk angkutan barang bertonase besar dinilai menjadi salah satu penyebab perlambatan arus lalu lintas selama masa mudik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Barat (Jabar).

Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, menyatakan berdasarkan analisis kepolisian, sejumlah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di jalur mudik terjadi akibat kendaraan sumbu tiga yang parkir di bahu jalan atau mengalami hambatan saat melintas di jalur menanjak.

“Beberapa peristiwa kecelakaan lalu lintas itu dikarenakan kendaraan sumbu tiga yang parkir di bahu jalan sehingga memperlambat arus kendaraan, terutama saat naik dan turun,” kata Rudi, Minggu, 15 Maret 2026, dikutip Antara.

Rudi mengatakan, kendaraan-kendaraan besar tersebut sering kali memperlambat arus kendaraan lain sehingga memicu antrean panjang di sejumlah titik jalur mudik.

Advertisement

Untuk mengatasi hal tersebut, Polda Jabar bersama instansi terkait telah menyiapkan sejumlah kantong parkir sebagai tempat penampungan kendaraan sumbu tiga yang melanggar aturan selama periode mudik.

“Kami sudah siapkan beberapa kantong parkir untuk penampungan. Kalau masih berulang maka kendaraan tersebut akan kami kandangkan,” ujarnya.

Selain itu, kepolisian juga meminta perusahaan pengangkut barang untuk mengganti kendaraan besar dengan kendaraan yang lebih kecil agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Kecelakaan di Jalur Mudik Garut Picu Kemacetan

Sementara itu dilaporkan, kecelakaan beruntun yang melibatkan bus, minibus, dan truk terjadi di Jalan Raya Limbangan, Kabupaten Garut, Jabar, Minggu, malam. Jalur ini adalah jalur mudik dari Bandung menuju Tasikmalaya.

Berdasarkan kesaksian warga, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan di sekitar lokasi kejadian, yang berada di Desa Nanjungjaya, Kecamatan Kersamanah.

Kecelakaan tersebut melibatkan bus Maharani, sebuah minibus, serta sebuah truk yang datang dari arah berlawanan.

Menurut sopir cadangan bus, ada tiga awak dan enam penumpang di dalam kendaraan itu saat kecelakaan terjadi. Mereka tengah menuju Tasikmalaya dari Bali.

Para penumpang dilaporkan tidak mengalami luka-luka dan telah dipindahkan ke kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan.

Advertisement

Akibat kecelakaan tersebut, arus kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya mengalami kemacetan sepanjang sekitar 3 kilometer.

Polisi masih melakukan penanganan dan mengatur arus lalu lintas di lokasi kejadian untuk mengatasi kemacetan di jalur mudik tersebut.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID