fin.co.id - Sebagian besar negara NATO telah memberi tahu Amerika Serikat (AS) bahwa mereka tidak ingin terlibat dalam perang dengan Iran. Hal itu diungkapkan Presiden Donald Trump, Selasa, 17 Maret 2026.
Trump pun menegaskan, kalau Washington tidak membutuhkan bantuan mereka.
“Amerika Serikat telah diberitahu oleh sebagian besar ‘Sekutu’ NATO bahwa mereka tidak ingin terlibat dalam Operasi Militer kita melawan Rezim Teroris Iran,” kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.
“Namun, saya tidak terkejut dengan tindakan mereka, karena saya selalu menganggap NATO, tempat kita menghabiskan ratusan miliar dolar per tahun untuk melindungi negara-negara yang sama ini, sebagai jalan satu arah – Kita akan melindungi mereka, tetapi mereka tidak akan melakukan apa pun untuk kita, khususnya, di saat dibutuhkan,” tambahnya.
Trump mengatakan, AS telah “menghancurkan” militer Iran. Dan, sebagai hasilnya AS tidak lagi membutuhkan atau mencari bantuan dari negara-negara NATO.
“Faktanya, berbicara sebagai Presiden Amerika Serikat, negara terkuat di dunia, KITA TIDAK MEMBUTUHKAN BANTUAN SIAPAPUN!” tulisnya.
Prancis Tolak Ikut Serta dalam Operasi di Selat Hormuz
Sementara itu, Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengatakan bahwa negaranya tidak akan pernah ikut serta dalam operasi untuk membuka blokade Selat Hormuz.
“Kami bukan pihak dalam konflik ini dan oleh karena itu Prancis tidak akan pernah ikut serta dalam operasi untuk membuka atau membebaskan Selat Hormuz dalam konteks saat ini,” kata Macron di awal rapat kabinet untuk membahas konflik di Timur Tengah.
Prancis telah melanjutkan upayanya sendiri untuk membentuk koalisi guna mengamankan Selat Hormuz setelah situasi keamanan stabil dan tanpa peran AS, kata para pejabat Prancis.