fin.co.id - Jalur utama mudik di Sumedang sempat lumpuh total setelah kecelakaan maut melibatkan truk boks dan dua sepeda motor di Jalan Bandung–Cirebon, Rabu pagi.
Insiden tragis ini menyebabkan dua pengendara motor meninggal dunia di lokasi, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat.
Menurut keterangan Polres Sumedang melalui Kasat Lantas Agus Sukaedi Suryana, kecelakaan terjadi di jalur arteri padat kendaraan saat arus mudik Lebaran mulai meningkat.
Kronologi Kecelakaan
Berdasarkan informasi dari saksi di lokasi, truk boks bernomor polisi B-9491-PXV yang mengangkut air minum kemasan diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan menerobos lampu merah. Diduga sopir mengalami microsleep (tertidur sesaat saat mengemudi).
Akibatnya, truk menabrak dua sepeda motor dari arah berlawanan sebelum akhirnya terbalik dan menimpa korban. “Lampu sudah merah, tapi truk tetap melaju kencang lalu menabrak motor dan terbalik,” ujar salah satu saksi.
Benturan keras membuat dua pemotor meninggal dunia di tempat. Sementara satu korban lainnya mengalami luka berat setelah tertimpa badan truk.
Warga sekitar sempat berupaya memberikan pertolongan, namun proses evakuasi cukup sulit karena korban terjepit di bawah kendaraan.
Petugas gabungan akhirnya turun tangan untuk mengevakuasi korban dan kendaraan dari lokasi kejadian.
Kemacetan 3 Kilometer
Kecelakaan ini berdampak besar pada arus mudik. Kemacetan panjang hingga 3 kilometer terjadi di dua arah, termasuk:
- Arah Cirebon menuju Bandung
- Akses dari Gerbang Tol Cisumdawu
- Jalur padat Cadas Pangeran
Untuk mengurai kepadatan, petugas Operasi Ketupat Lodaya menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional.
Sopir Truk Diamankan Polisi
Pihak kepolisian telah mengamankan sopir truk untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kasus ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang guna proses penyelidikan.