fin.co.id – Gelombang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang sangat signifikan. Data terbaru dari Jasa Marga hingga Selasa 17 Maret 2026 mencatat sebanyak 1,1 juta kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabodetabek. Angka fantastis ini merupakan akumulasi pergerakan pemudik sejak H-10 hingga H-6 melalui empat gerbang tol utama.
Empat titik nadi keberangkatan tersebut meliputi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi. Mayoritas pemudik masih mendominasi pergerakan ke arah timur dengan jumlah mencapai 385 ribu kendaraan atau sekitar 47,4 persen dari total volume. Sementara itu, arus menuju arah barat tercatat sebanyak 254 ribu kendaraan, disusul arah selatan dengan 172 ribu kendaraan.
Pemberlakuan One Way Nasional di Jalur Trans Jawa
Merespons kepadatan yang terus meningkat jelang puncak mudik pada 18-19 Maret, pihak kepolisian bersama operator jalan tol mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way. Kebijakan ini menyasar titik krusial mulai dari KM 70 hingga KM 263 di ruas Batang-Pemalang.
Keputusan penerapan one way muncul setelah volume kendaraan konsisten melampaui batas aman, yakni lebih dari 6.000 kendaraan per jam. Bahkan, sistem satu arah ini meluas secara nasional mulai dari KM 29 wilayah Bekasi hingga KM 420 di Semarang. Skema darurat ini aktif secara otomatis apabila arus lalu lintas menyentuh angka 7.000 kendaraan per jam demi mencegah stagnasi di jalur Trans Jawa.
Layanan Unik Keramas Gratis di Rest Area
Di tengah padatnya arus lalu lintas, fasilitas di tempat istirahat atau rest area menjadi oase bagi para pemudik. Fenomena menarik terlihat di Rest Area KM 102 A, di mana terdapat layanan yang tidak biasa bagi para pengendara yang menempuh perjalanan jauh.
Brand perawatan rambut ZINC membuka booth khusus yang menawarkan layanan keramas gratis bagi para pemudik. Fasilitas ini menyasar pengendara yang merasa rambutnya lepek, berbau, dan tidak nyaman akibat durasi perjalanan yang panjang dan cuaca panas.
Antrean pemudik tampak memadati area tersebut untuk merasakan sensasi segar sebelum melanjutkan kemudi. Inisiatif ini mendapatkan apresiasi positif karena membantu menjaga kebugaran dan fokus pengemudi melalui kesegaran fisik. Jasa Marga mengimbau para pemudik untuk tetap bijak mengatur waktu istirahat di rest area agar tidak memicu kepadatan di bahu jalan tol.