Kenapa Lebaran Indonesia Sering Beda dengan Arab Saudi? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

news.fin.co.id - 19/03/2026, 19:11 WIB

Kenapa Lebaran Indonesia Sering Beda dengan Arab Saudi? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Idul Fitri 1447 H Tanggal 20 atau 21 Maret

fin.co.id - Setiap menjelang akhir Ramadan, umat Islam di seluruh dunia menantikan satu momen penting: penetapan hari raya Idulfitri.

Namun, hal yang sering terjadi adalah perbedaan tanggal Lebaran antara Indonesia dan Arab Saudi. Fenomena ini bukan hal baru dan bahkan sudah berulang kali terjadi dalam sejarah kalender Islam modern.

Perbedaan ini sering memicu perdebatan di masyarakat. Tapi jika dilihat dari sisi ilmiah, sebenarnya tidak ada yang salah atau benar. Semua berkaitan dengan ilmu astronomi, metode pengamatan, hingga faktor geografis.

Advertisement

1. Perbedaan Lokasi Geografis Sangat Berpengaruh

Indonesia dan Arab Saudi memiliki posisi geografis yang sangat berbeda.

Indonesia berada jauh di timur, sehingga:

  • Waktu matahari terbenam berbeda

  • Posisi bulan relatif terhadap matahari juga berubah

Dalam ilmu astronomi, hilal (bulan sabit muda) hanya bisa diamati setelah matahari terbenam.

Artinya:

  • Hilal bisa terlihat di Arab Saudi

  • Tapi belum tentu terlihat di Indonesia

Karena saat waktu magrib di Indonesia, posisi bulan bisa saja:

  • Sudah terlalu rendah

  • Bahkan sudah terbenam lebih dulu

Advertisement

2. Perbedaan Kriteria Visibilitas Hilal

Indonesia menggunakan standar visibilitas hilal yang disepakati oleh negara-negara MABIMS (Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura).

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID