Kriterianya:
-
Ketinggian minimal 3 derajat
-
Elongasi sekitar 6,4 derajat dari matahari
Penentuan ini dilakukan melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Sementara itu, beberapa negara Timur Tengah menggunakan:
-
Standar yang berbeda
-
Atau laporan rukyat lokal
Akibatnya:
-
Di satu negara hilal dianggap sudah terlihat
-
Di negara lain belum memenuhi syarat
3. Faktor Cuaca dan Atmosfer
Hilal merupakan objek langit yang sangat tipis dan redup, sehingga sangat sulit diamati.
Faktor yang memengaruhi pengamatan antara lain:
-
Awan
-
Kabut
-
Polusi udara
-
Debu di atmosfer
Karena kondisi atmosfer di Indonesia berbeda dengan Arab Saudi, maka peluang melihat hilal juga berbeda.
Dalam beberapa kasus:
-
Hilal terlihat di satu wilayah
-
Tapi tidak terlihat di wilayah lain pada hari yang sama