Nasional

Kenapa Lebaran Indonesia Sering Beda dengan Arab Saudi? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

tanggal Lebaran antara Indonesia dan Arab Saudi. Fenomena ini bukan hal baru dan bahkan sudah berulang kali terjadi dalam sejarah kalender Islam modern.

Kenapa Lebaran Indonesia Sering Beda dengan Arab Saudi? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Idul Fitri 1447 H Tanggal 20 atau 21 Maret

Kriterianya:

  • Ketinggian minimal 3 derajat

  • Elongasi sekitar 6,4 derajat dari matahari

Penentuan ini dilakukan melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sementara itu, beberapa negara Timur Tengah menggunakan:

  • Standar yang berbeda

  • Atau laporan rukyat lokal

Akibatnya:

  • Di satu negara hilal dianggap sudah terlihat

  • Di negara lain belum memenuhi syarat

3. Faktor Cuaca dan Atmosfer

Hilal merupakan objek langit yang sangat tipis dan redup, sehingga sangat sulit diamati.

Faktor yang memengaruhi pengamatan antara lain:

  • Awan

  • Kabut

  • Polusi udara

  • Debu di atmosfer

Karena kondisi atmosfer di Indonesia berbeda dengan Arab Saudi, maka peluang melihat hilal juga berbeda.

Dalam beberapa kasus:

  • Hilal terlihat di satu wilayah

  • Tapi tidak terlihat di wilayah lain pada hari yang sama

4. Perbedaan Metode: Rukyat vs Hisab

Berita Terkait