fin.co.id - Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, memastikan tidak akan menggelar tradisi open house di rumah dinasnya pada perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Keputusan ini diambil guna memberikan ruang bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk merayakan hari kemenangan sepenuhnya bersama keluarga.
Benyamin menegaskan bahwa kebijakan ini bukan hal baru. Sejak pertama kali menjabat sebagai Wali Kota pada 2021, ia konsisten meniadakan acara silaturahmi terbuka yang biasanya menjadi agenda rutin para pejabat publik.
"Saya tidak mengadakan open house. Seperti yang sudah-sudah, kebijakan ini sudah saya pegang sejak awal menjabat," ujar Benyamin saat ditemui di Tangerang Selatan, Kamis (18/3/2026).
Selain alasan prinsipil, Benyamin menyebut aspek efisiensi menjadi pertimbangan utama. Menurutnya, momentum Lebaran seharusnya menjadi waktu berkualitas bagi para pegawai yang selama setahun terakhir telah disibukkan dengan rutinitas pelayanan publik.
Ia berharap para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajaran ASN tidak merasa terbebani dengan protokoler kedinasan di hari raya.
"Lebaran ini milik keluarga. Kasihan mereka (ASN) sudah kerja terus. Mungkin ada yang jarang bertemu keluarganya karena sibuk di kantor, berangkat pagi pulang malam. Inilah saatnya mereka mempererat kembali hubungan keluarga," tuturnya.
Meski open house kerap dianggap sebagai sarana halalbihalal antara pemimpin dan warga, Benyamin menilai silaturahmi tetap bisa terjalin tanpa harus melalui seremoni formal di rumah dinas, sehingga esensi Idul Fitri sebagai hari keluarga tetap terjaga.