fin.co.id - Kawasan Puncak masih menjadi destinasi favorit wisatawan saat musim libur Lebaran. Memasuki H+2 Lebaran 2026, arus kendaraan menuju kawasan ini terpantau padat merayap hingga siang hari.
Berdasarkan pantauan di Simpang Gadog, Senin (23/3/2026), antrean kendaraan dari arah Jakarta terlihat mengular panjang.
Kepadatan terjadi baik di jalur arteri Ciawi maupun di Tol Jagorawi yang menjadi akses utama menuju Puncak. Mayoritas kendaraan yang melintas didominasi mobil pribadi berpelat nomor B.
Tingginya volume kendaraan membuat laju lalu lintas tersendat, terutama di titik Simpang Gadog yang menjadi salah satu titik krusial kemacetan.
Kondisi lalu lintas semakin padat akibat adanya bottleneck di kawasan Megamendung. Di titik ini, kendaraan harus bergantian melintas sehingga memperlambat arus menuju Puncak.
Untuk mengurai kepadatan, pihak kepolisian masih menerapkan sistem satu arah (one way) dari Jakarta menuju Puncak.
Kebijakan ini bersifat situasional dan disesuaikan dengan kondisi volume kendaraan di lapangan.
Sebelumnya, rekayasa lalu lintas one way sudah diberlakukan sejak pagi hari. Hal ini dilakukan menyusul lonjakan jumlah kendaraan wisatawan dibandingkan hari sebelumnya.
Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, menyebutkan bahwa terjadi peningkatan signifikan pada hari ketiga Idulfitri.
"Terjadi peningkatan arus lalu lintas bagi pengendara yang ingin berwisata ke jalur Puncak. Dibandingkan hari kedua, jumlah kendaraan meningkat sekitar 1.000 kendaraan per jam sejak pukul 08.00 WIB,” ujarnya.
Secara keseluruhan, volume kendaraan tercatat meningkat hingga 35%. Pada pagi hari, sekitar 7.000 kendaraan telah melintas dari Gerbang Tol Ciawi menuju kawasan Puncak.
Meski kemacetan kerap terjadi, kawasan Puncak tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk berlibur, terutama saat momen Lebaran. Udara sejuk dan panorama alam menjadi daya tarik utama yang sulit ditandingi destinasi lain di sekitar Bogor.