VIRAL! Aipda Vicky Katiandagho ‘LEPAS SERAGAM COKELAT ’ Usai Bongkar KORUPSI PEJABAT: Sekali Bhayangkara Tetap Bhayangkara!

news.fin.co.id - 02/04/2026, 15:57 WIB

VIRAL! Aipda Vicky Katiandagho ‘LEPAS SERAGAM COKELAT ’ Usai Bongkar KORUPSI PEJABAT: Sekali Bhayangkara Tetap Bhayangkara!

VIRAL, Aipda Vicky Katiandagho ‘LEPAS SERAGAM COKELAT ’ Usai Bongkar KORUPSI PEJABAT

Fin.co.id - Nama Vicky Aristo Katiandagho mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sosok polisi ini ramai disorot setelah memutuskan mengakhiri kariernya di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Mantan anggota polisi berpangkat Aipda ini memilih melepaskan seragam cokelatnya tak lama setelah mengalami mutasi yang dianggap janggal di tengah penanganan kasus korupsi besar yang melibatkan orang penting di Kabupaten Minahasa.

Dalam sebuah video yang diunggah pada Rabu, 1 April 2026, Vicky Katiandagho terlihat tak kuasa membendung air mata saat berpamitan di Mapolda Sulawesi Utara.

Momen paling menyentuh adalah ketika ia memeluk erat putrinya, seolah mencari kekuatan sebelum melangkah keluar dari gerbang institusi yang telah membesarkannya.

Advertisement

Melalui akun Instagram pribadinya, Vicky menuliskan pesan perpisahan mendalam. Ia menegaskan meski secara administratif telah berhenti, namun nilai-nilai kepolisian tidak akan pernah luntur dari jiwanya.

“Kapan pun baju cokelat ini bisa tanggal. Tetapi jiwa, SEKALI BHAYANGKARA SELAMANYA BHAYANGKARA. I CINTA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA. I Quit,” tulis Vicky Katiandagho dalam unggahan yang dikutip fin.co.id pada Kamis (2/4/2026).

Dimutasi Saat Usut Korupsi Pejabat

Sebelum memutuskan mundur dari Polri, Vicky menjabat sebagai Kepala Unit Tindak Pidana Khusus (Kanit Tipidkor) Sat Reskrim Polres Minahasa.

Tugas utamanya adalah menyapu bersih praktik korupsi di wilayah tersebut. Namun, sebuah hambatan besar muncul saat sedang mendalami perkara yang mengundang atensi luas.

“Saya sedang menangani perkara korupsi yang terjadi di Kabupaten Minahasa yang melibatkan pejabat penting di Kabupaten Minahasa,” ungkap Vicky dalam unggahan video lamanya.

Kasus yang dimaksud adalah dugaan korupsi pengadaan tas ramah lingkungan yang merupakan program Bupati Minahasa tahun 2020.

Penyelidikan yang dimulai sejak Januari 2021 ini baru bisa dinaikkan ke tahap penyidikan pada September 2024 setelah melalui gelar perkara di Ditreskrimsus Polda Sulut.

Ironisnya, saat penyidikan sedang berjalan dan timnya sedang berkoordinasi dengan BPKP Sulawesi Utara untuk menghitung kerugian negara, Vicky Katiandagho justru dimutasi ke Polres Kepulauan Talaud.

Advertisement

Perpindahan tugas ke wilayah perbatasan ini diduga kuat berkaitan erat dengan upayanya membongkar kasus korupsi tersebut.

Mutasi ini memicu berbagai spekulasi, terutama setelah video penjelasan lamanya kembali viral di media sosial.

Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis

Penulis FIN.CO.ID