Megawati Gembleng Pengurus PDIP: Larang Korupsi hingga Instruksi Hemat Anggaran Imbas Perang

news.fin.co.id - 17/04/2026, 11:38 WIB

Megawati Gembleng Pengurus PDIP: Larang Korupsi hingga Instruksi Hemat Anggaran Imbas Perang

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan pengarahan kepada ratusan pengurus daerah PDIP di Sekolah Partai Jakarta.Foto:IG

fin.co.id – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, secara resmi memulai agenda penguatan organisasi bagi jajaran Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) pengurus daerah dari seluruh Indonesia. Bertempat di Sekolah Partai, Jakarta, Presiden ke-5 RI tersebut memberikan sederet arahan strategis guna merespons dinamika geopolitik global serta kondisi ekonomi dalam negeri yang sedang tidak menentu.

Dalam forum yang berlangsung sejak Kamis 16 April 2026 ini, Megawati menekankan pentingnya kedisiplinan dan integritas kader. Ia secara spesifik memperingatkan seluruh pengurus agar tidak terjebak dalam praktik korupsi dan tetap fokus pada kerja nyata di lapangan demi kepentingan rakyat kecil.

"Saya memberikan peringatan keras kepada kader yang tidak mau bekerja maksimal di lapangan. Dilarang korupsi. Turun ke bawah dan rasakan denyut kehidupan rakyat," tegas Megawati di hadapan ratusan pengurus daerah yang hadir secara luring maupun daring.

Respons Terhadap Konflik Iran-Israel

Advertisement

Salah satu sorotan utama dalam pidato Megawati adalah kekhawatirannya terhadap ketegangan militer antara Iran dan Israel di wilayah Selat Hormuz. Ia memprediksi gejolak di kawasan tersebut bakal berdampak langsung pada stabilitas ekonomi nasional, terutama kenaikan harga energi dan pangan.

Menyikapi ancaman tersebut, Megawati memerintahkan seluruh kepala daerah dan pimpinan dewan dari fraksi PDIP untuk segera mengambil kebijakan terobosan. Ia meminta kader melakukan penghematan anggaran secara masif dan memprioritaskan program-program yang mendesak bagi masyarakat.

"Kedepankan rasa prioritas dan urgensi. Pastikan kebutuhan pangan rakyat tercukupi dan buatlah mobilisasi kerja melalui program padat karya," perintahnya. Langkah ini diambil karena Megawati mulai menerima banyak keluhan dari masyarakat, khususnya para ibu, terkait melonjaknya harga kebutuhan pokok seperti cabai dan komoditas pangan lainnya.

Manajerial Partai dan Posisi Penyeimbang

Selain isu ekonomi, Megawati membedah tata kelola internal organisasi secara mendalam. Ia mewajibkan pengurus daerah mengadakan rapat rutin minimal satu kali dalam seminggu, yakni setiap hari Selasa, dengan sistem absensi yang dipantau ketat. Kantor sekretariat partai di daerah pun harus selalu terbuka dan siap melayani masyarakat yang ingin bergabung.

Megawati juga memberikan instruksi khusus kepada bendahara partai agar tertib dalam administrasi keuangan. Ia melarang keras pencampuran uang pribadi dengan dana organisasi untuk menjaga transparansi dan kepercayaan konstituen.

Mengenai posisi politik, Megawati kembali mengingatkan bahwa saat ini PDIP berdiri sebagai kekuatan penyeimbang dan berada di luar kabinet pemerintahan. Status ini menuntut kader untuk bekerja lebih kreatif dan militan tanpa melanggar aturan hukum yang berlaku.

Visi Menuju Pemilu 2029

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan momentum untuk membangkitkan energi perjuangan kader. Pelembagaan ideologi melalui Sekolah Partai diharapkan mampu menghasilkan pemimpin yang memiliki visi masa depan namun tetap membumi.

Advertisement

Bagi Megawati, kemenangan sejati bukan sekadar pencapaian angka elektoral di bilik suara. Ia ingin PDIP menjadi sokoguru atau pilar utama bagi bangsa dan negara yang benar-benar dirasakan kehadirannya oleh rakyat saat keadilan mulai terabaikan.

"Kemenangan bagi kita adalah ketika rakyat merasakan kehadiran partai dan merasakan keadilan. Saya ingin partai ini tetap tegak menjadi pilar bagi negara," pungkas Megawati.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID