fin.co.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang mencatat lima sektor utama yang menjadi tulang punggung perekonomian wilayah tersebut. Meski sektor industri masih memegang kendali terbesar, tren pergeseran ke sektor konstruksi mulai terlihat.
Kepala BPS Kabupaten Tangerang Husin Maulana memaparkan, kelima sektor penopang tersebut meliputi industri, konstruksi, real estate, perdagangan, dan pertanian. Hingga saat ini, sektor industri masih menjadi motor utama penggerak ekonomi.
"Sepertiga ekonomi di Kabupaten Tangerang digerakkan oleh sektor industri. Sektor ini masih memegang posisi tertinggi," ujar Husin, Jumat (17/4/2026).
Kinerja sektor-sektor tersebut mendorong Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kabupaten Tangerang pada tahun 2025 tumbuh signifikan sebesar 5,67 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 5 persen.
Menurut Husin, capaian 5,67 persen tersebut tergolong tinggi jika dibandingkan dengan daerah lain. Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan produktivitas barang dan jasa yang dihasilkan di wilayah Kabupaten Tangerang secara konsisten.
Namun, BPS juga menyoroti adanya potensi pergeseran struktur ekonomi (shifting) di masa depan. Hal ini dipicu oleh mulai hengkangnya sejumlah pabrik dari wilayah Kabupaten Tangerang.
"Industri di Kabupaten Tangerang perlahan-lahan mulai terkikis, meski saat ini masih di urutan pertama. Menurut saya, ke depan sektor konstruksi yang akan menggeser posisi industri," kata Husin menambahkan.