Fin.co.id - Keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2026 resmi dimulai. Kota Madinah Al-Munawwarah akan menjadi destinasi pertama yang menyambut ribuan tamu Allah dalam suasana penuh spiritualitas.
Selama kurang lebih 8 hingga 9 hari, jemaah tidak hanya singgah, namun akan menjalani rangkaian ibadah intensif sebagai persiapan sebelum menuju Mekkah.
Berdasarkan regulasi teknis terbaru, jemaah akan difasilitasi dengan jadwal yang tertata rapi, mulai dari aktivitas di dalam Masjid Nabawi hingga kunjungan ke situs-situs bersejarah yang menjadi tonggak peradaban Islam.
Madinah adalah tempat pengabdian dan refleksi. Setiap sudutnya menyimpan sejarah perjuangan Rasulullah. Sehingga jemaah diharapkan dapat memaksimalkan setiap detik untuk beribadah dan berzikir.
Agenda Utama di Masjid Nabawi: Dari Arbain Hingga Raudhah
Aktivitas sentral jemaah selama di Madinah dipusatkan di Masjid Nabawi. Berikut adalah tiga agenda spiritual utama yang menjadi prioritas:
1. Pelaksanaan Salat Arbain
Jemaah dianjurkan menunaikan Salat Arbain, yaitu melaksanakan salat fardu sebanyak 40 waktu secara berjamaah tanpa terputus. Selain mengejar pahala berlipat, momen ini menjadi sarana disiplin spiritual bagi jemaah sebelum menghadapi puncak haji.
2. Berburu Saf di Raudhah (Taman Surga)
Raudhah merupakan area kecil di antara makam Rasulullah dan mimbar beliau yang dipercaya sebagai tempat mustajab untuk berdoa.
Mengingat tingginya minat jemaah, akses masuk ke Raudhah diatur secara ketat per kelompok terbang (kloter) melalui aplikasi atau kartu identitas resmi untuk menjaga ketertiban.
3. Ziarah Makam Rasulullah SAW
Di dalam kompleks Masjid Nabawi, jemaah akan berkesempatan melakukan ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW serta makam dua sahabat dekat beliau, yakni Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab.
Momen ini seringkali menjadi puncak emosional bagi para jemaah.