fin.co.id -
Kabar penting bagi calon mahasiswa baru yang ingin melanjutkan studi di IPB University melalui jalur SNBP maupun SNBT 2026. Kampus yang berlokasi di Dramaga ini resmi merilis rincian terbaru Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebagai acuan biaya pendidikan.
Sistem UKT di IPB dirancang secara personal, artinya setiap mahasiswa akan dikenakan biaya berbeda sesuai kemampuan ekonomi orang tua atau wali. Kebijakan ini bertujuan menjaga akses pendidikan tetap terbuka, khususnya bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
IPB sendiri telah berkembang pesat sejak berdiri terpisah dari Universitas Indonesia pada 1963. Kini, IPB memiliki 159 program studi yang tidak hanya berfokus pada pertanian, tetapi juga merambah ke bidang teknologi, bisnis, hingga kedokteran.
Dalam skema terbaru, IPB membagi UKT ke dalam tujuh hingga delapan golongan. Untuk golongan I, biaya tetap dipatok Rp500.000 per semester. Sementara itu, golongan tertinggi bervariasi tergantung fakultas dan program studi.
Sebagai gambaran, di Fakultas Pertanian, biaya maksimal mencapai Rp11.000.000. Sementara di Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis, UKT tertinggi menyentuh Rp12.000.000.
Fakultas Perikanan, Peternakan, hingga Kehutanan juga memiliki kisaran biaya serupa, yakni hingga Rp11.000.000 per semester.
Untuk bidang teknik, beberapa program seperti Teknik Mesin dan Teknik Kimia memiliki UKT tertinggi hingga Rp12.500.000. Sedangkan di Fakultas Ekonomi dan Manajemen, biaya relatif lebih rendah dengan batas maksimal Rp10.000.000.
Yang paling tinggi terdapat di Fakultas Kedokteran dan Gizi, di mana program studi Kedokteran memiliki UKT hingga Rp20.000.000 per semester. Sementara prodi Ilmu Gizi berada di kisaran Rp11.000.000.
Selain itu, sekolah-sekolah lain seperti Sekolah Bisnis, Sekolah Sains Data, hingga Sekolah Vokasi juga menawarkan biaya yang kompetitif, dengan rata-rata UKT tertinggi antara Rp10.000.000 hingga Rp12.000.000.
IPB menegaskan bahwa transparansi biaya ini penting agar mahasiswa bisa mempersiapkan diri secara matang sebelum memulai perkuliahan. Dengan perencanaan finansial yang baik, mahasiswa diharapkan dapat fokus belajar tanpa terganggu masalah biaya.
Hingga kini, IPB University telah meluluskan lebih dari 133 ribu alumni yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari industri, pemerintahan, hingga kewirausahaan. Hal ini menunjukkan bahwa investasi pendidikan di IPB tetap menjadi pilihan menjanjikan bagi masa depan.