Cakupan Imunisasi Campak di Wilayah Paling Ujung Tangerang Capai 98 Persen

news.fin.co.id - 29/04/2026, 13:02 WIB

Cakupan Imunisasi Campak di Wilayah Paling Ujung Tangerang Capai 98 Persen

Vaksinasi Campak. Foto: Ilustrasi

fin.co.id -  Puskesmas Jambe mempercepat upaya perlindungan anak dari penyakit campak di wilayah paling ujung di Kabupaten Tangerang ini. Hingga akhir April 2026, cakupan imunisasi di kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor tersebut telah mencapai 98 persen dari total sasaran balita.

Data Puskesmas Jambe mencatat, sepanjang periode 30 Maret hingga 21 April 2026, sebanyak 2.406 balita telah mendapatkan imunisasi lengkap. Capaian ini diklaim sebagai bentuk penguatan benteng kesehatan di wilayah pinggiran guna mencegah potensi penyebaran wabah.

Kepala Puskesmas Jambe, drg. Eko Hartati, menyatakan bahwa letak geografis wilayahnya menuntut pendekatan yang terpadu, mulai dari edukasi, pencegahan, hingga penanganan kasus.

"Dari sasaran 2.406 balita, hampir seluruhnya sudah terimunisasi. Ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat di wilayah ujung kabupaten terhadap pentingnya perlindungan anak," ujar Eko di Tangerang, Rabu (29/4/2026).

Advertisement

Pihak puskesmas juga menjalankan program Outbreak Response Immunization (ORI) yang menyasar anak usia 9-59 bulan tanpa melihat status imunisasi sebelumnya. Pemberian dosis dilakukan secara berkala, yakni pada usia 9 bulan, 18 bulan, hingga pengulangan saat anak memasuki kelas 1 sekolah dasar.

Langkah Preventif

Selain imunisasi, tenaga medis menekankan pentingnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Dokter umum Puskesmas Jambe, dr. Restu Laila Fitri Zachriani, mengingatkan orang tua untuk membatasi aktivitas anak di luar rumah jika ditemukan kasus di sekitar lingkungan tinggal.

"Orang tua harus waspada jika anak mengalami demam, mata merah, atau batuk pilek. Segera bawa ke fasilitas kesehatan untuk anamnesis dan pemeriksaan fisik," kata Restu.

Penanganan kasus campak di Puskesmas Jambe meliputi pemberian vitamin A yang dosisnya disesuaikan dengan usia pasien. Masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga etika batuk dan rajin mencuci tangan sebagai langkah dasar pencegahan penularan di tingkat keluarga.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.