Nasional . 10/05/2026, 15:31 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Prabowo bahkan menyebut para nelayan sebagai pejuang yang mempertaruhkan nyawa demi memenuhi kebutuhan keluarga dan masyarakat.
“Saudara mempertaruhkan nyawa untuk mencari makan untuk keluargamu, untuk masyarakatmu, untuk bangsamu. Saya terima kasih,” lanjutnya.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan pemerintahannya akan memberikan perhatian lebih besar kepada sektor perikanan dan kesejahteraan nelayan.
Ia menilai selama ini nelayan sering berada dalam posisi kurang diperhatikan, padahal mereka memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan dan ekonomi maritim nasional.
Karena itu, pemerintah ingin memastikan nelayan mendapatkan dukungan nyata, mulai dari armada modern, akses pembiayaan, hingga sistem pengelolaan berbasis koperasi.
Selain berbicara soal kapal dan nelayan, Prabowo juga menyinggung konsep “blue economy” atau ekonomi biru yang kini menjadi fokus pemerintah.
Menurutnya, potensi laut Indonesia merupakan karunia besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal namun tetap berkelanjutan.
“Karena itu, pemerintah yang saya pimpin, kami akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan,” ujar Prabowo.
Ia menjelaskan bahwa ekonomi biru menjadi strategi penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.
“The blue ocean economy ini adalah sangat penting. Ini adalah karunia Yang Maha Kuasa, kita harus bersyukur dan kita harus sekarang besar-besaran investasi,” katanya.
Kunjungan Prabowo ke Gorontalo juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.
Program tersebut dirancang sebagai pusat pengembangan ekonomi pesisir dengan fasilitas modern untuk mendukung aktivitas nelayan, mulai dari pengolahan hasil laut hingga distribusi produk perikanan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media