DPRD DKI Dorong Penambahan Ruang Terbuka Hijau di Permukiman Padat Penduduk

news.fin.co.id - 31/05/2026, 20:35 WIB

DPRD DKI Dorong Penambahan Ruang Terbuka Hijau di Permukiman Padat Penduduk

Kantor DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. (ist)

fin.co.id - Anggota DPRD DKI Jakarta Jamilah Abdul Gani meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) serta taman lingkungan di kawasan permukiman padat penduduk. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menunjang kesejahteraan masyarakat perkotaan.

Jamilah mengatakan, kebutuhan akan ruang terbuka hijau menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan warga saat dirinya melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah padat penduduk di Jakarta.

"Warga ingin punya ruang terbuka hijau, taman kecil atau taman udara yang bisa multifungsi. Selain untuk aktivitas warga, juga menjadi ruang yang menghadirkan udara bersih di tengah padatnya permukiman," kata Jamilah dilansir Antara, Minggu, 31 Mei 2026.

Menurutnya, masyarakat yang tinggal di lingkungan dengan kepadatan tinggi umumnya memiliki keterbatasan akses terhadap ruang publik yang memadai dan lingkungan yang sehat. Kondisi permukiman yang berhimpitan membuat keberadaan ruang terbuka menjadi kebutuhan penting bagi warga.

Advertisement

Karena itu, taman lingkungan dinilai tidak hanya berfungsi sebagai area hijau, tetapi juga dapat menjadi tempat interaksi sosial, aktivitas komunitas, hingga sarana rekreasi sederhana bagi masyarakat sekitar.

Jamilah mengungkapkan bahwa sejumlah warga bahkan mengusulkan agar setiap Rukun Warga (RW) memiliki taman lingkungan yang bisa dimanfaatkan bersama oleh seluruh warga.

"Harapannya, taman-taman yang ada di lingkungan padat itu bisa diwujudkan. Bahkan kalau bisa ada di setiap RW. Warga sering menyampaikan ke saya bahwa lahan yang tidak terlalu besar pun sudah cukup untuk dijadikan taman lingkungan," ujarnya.

Selain menyoroti kebutuhan ruang terbuka hijau, Jamilah juga menyinggung berbagai usulan masyarakat terkait penataan lingkungan dan pembangunan fasilitas pendukung yang hingga kini belum terealisasi.

Ia mempertanyakan tindak lanjut sejumlah aspirasi warga yang telah disampaikan sejak tahun 2025, terutama yang berkaitan dengan perbaikan kondisi lingkungan permukiman.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu lebih sering melakukan pemantauan langsung ke lapangan agar dapat memahami kebutuhan masyarakat secara nyata. Berbagai persoalan yang kerap dikeluhkan warga, seperti kondisi saluran air, akses jalan lingkungan, hingga minimnya fasilitas publik, perlu mendapat perhatian lebih serius.

"Masyarakat sering mengajak kami turun ke lingkungan mereka untuk menunjukkan persoalan yang ada. Dari situ kita bisa mengetahui kebutuhan warga secara nyata dan mencari solusi yang tepat," kata politikus Partai Gerindra ini.

Jamilah berharap usulan terkait pembangunan ruang terbuka hijau dan taman lingkungan dapat menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah, sejalan dengan upaya meningkatkan luas RTH serta menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih sehat, nyaman, dan ramah bagi masyarakat.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID