Pemkot Jaksel Gelontorkan Rp380 Juta untuk Perbaikan Saluran Ambles di Lenteng Agung

news.fin.co.id - 31/05/2026, 20:46 WIB

Pemkot Jaksel Gelontorkan Rp380 Juta untuk Perbaikan Saluran Ambles di Lenteng Agung

Penanganan jalan ambles di Jalan Raya Lenteng Agung, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, mulai dilakukan oleh petugas gabungan. Foto: Pemprov DKI Jakarta

fin.co.id – Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) menggelontorkan anggaran sekitar Rp380 juta untuk menangani saluran air yang amblas di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa. Dana tersebut digunakan untuk membiayai seluruh proses perbaikan hingga pekerjaan rampung dalam waktu yang telah ditargetkan.

"Ini sekitar Rp380-an juta untuk seluruhnya sampai selesai dalam dua minggu," kata Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo di Jakarta, Minggu, 31 Mei 2026.

Menurut Santo, saat ini fokus utama petugas adalah memperbaiki bagian saluran yang berada tepat di bawah badan jalan. Langkah tersebut dilakukan agar arus lalu lintas yang sempat terganggu akibat amblasnya jalan dapat kembali normal dalam waktu secepat mungkin.

Ia menjelaskan, pekerjaan prioritas mencakup pemasangan gorong-gorong jenis box culvert serta pemulihan struktur perkerasan jalan pada area yang terdampak dengan panjang sekitar 10 meter.

Advertisement

Suku Dinas SDA Jakarta Selatan menargetkan fungsi jalan dapat kembali digunakan secara normal dalam tiga hari ke depan, sementara keseluruhan proses perbaikan diperkirakan selesai dalam waktu dua minggu.

"Yang inti kita kejar dalam tiga hari. Hari Senin lalu lintas sudah clear, sudah tidak macet lagi," ucapnya.

Santo mengungkapkan bahwa proses pengerjaan telah dimulai sejak malam sebelumnya dengan pemasangan empat unit box culvert berukuran empat meter. Setelah tahap tersebut selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemadatan tanah dan pengecoran perkerasan jalan.

Meski demikian, proses perbaikan di lapangan tidak sepenuhnya berjalan tanpa hambatan. Kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi menjadi salah satu kendala yang memengaruhi kelancaran pekerjaan.

"Kalau bisa ditutup total tentu pengerjaannya bisa lebih leluasa dan lebih cepat," katanya.

Selain memperbaiki saluran yang mengalami kerusakan, pihak Sudin SDA juga berkoordinasi dengan sejumlah pemilik utilitas terkait keberadaan tiang dan jaringan kabel yang terdampak proyek perbaikan tersebut.

Setelah pemasangan turap selesai dilakukan, perbaikan terhadap fondasi utilitas yang terdampak akan menjadi tahap pekerjaan berikutnya.

Lebih lanjut, Santo menilai kejadian amblasnya saluran di Lenteng Agung menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan berkala terhadap infrastruktur saluran lama, khususnya saluran melintang atau crossing yang berada di bawah ruas jalan.

"Memang harus ada pengecekan kembali karena banyak crossing yang usianya mungkin sudah lebih dari 25 tahun," ujarnya.

Advertisement

Ia menambahkan, kegiatan pemeriksaan tersebut nantinya akan melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk Suku Dinas Bina Marga, mengingat banyak jaringan saluran yang berada di bawah infrastruktur jalan umum.

Di akhir keterangannya, Santo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan lalu lintas yang terjadi selama proses perbaikan berlangsung. Ia berharap pekerjaan utama dapat diselesaikan sesuai target sehingga aktivitas warga kembali berjalan normal.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID